Home / NTB

NTB Tetapkan Hari Solidaritas Kemanusiaan: ASN Dilibatkan Bantu Korban Banjir Mataram

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Langkah cepat dan penuh empati diambil Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyikapi bencana banjir yang melanda Kota Mataram.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, resmi menetapkan dua hari khusus, Selasa dan Rabu tanggal 8 dan 9 Juli 2025, sebagai Hari Solidaritas Kemanusiaan.

Kebijakan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan respons tanggap terhadap ribuan warga yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai hari ini dan besok, kami menetapkan sebagai Hari Solidaritas Kemanusiaan untuk Banjir Kota Mataram,” ujar Gubernur Iqbal dalam pernyataan resminya pada Selasa, 8 Juli 2025.

Penetapan dua hari solidaritas ini tidak hanya simbolik. Pemerintah Provinsi NTB juga mengambil langkah konkret dengan membebaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov dan Pemkot Mataram dari kewajiban hadir di kantor.

Sebagai gantinya, mereka diarahkan untuk turun langsung ke lapangan membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Dengan pendekatan partisipatif ini, ribuan ASN dikerahkan membantu proses evakuasi, distribusi logistik, layanan dapur umum, hingga pendampingan psikososial di berbagai titik pengungsian yang tersebar di wilayah Mataram.

Kebijakan ini menjadi langkah progresif sekaligus humanis, karena menyatukan kekuatan birokrasi dengan semangat kemanusiaan.

Alih-alih bekerja di balik meja, para ASN kini menjadi garda terdepan dalam meringankan penderitaan warga terdampak.

Langkah ini menyusul keputusan sebelumnya yang diambil Gubernur Iqbal pada Senin, 7 Juli 2025, saat dirinya secara resmi menetapkan bencana banjir di Kota Mataram sebagai status darurat provinsi.

“Dengan penetapan status darurat ini, koordinasi penanganan tidak terbatas hanya di lingkup Kota Mataram, tetapi mencakup seluruh kabupaten dan kota di NTB,” jelas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Lelang Jabatan Eselon 3 Pemprov NTB Diminati 416 Peserta, Kadis Kominfotik Beberkan Mekanisme Seleksi!

Penetapan status darurat provinsi memberikan kewenangan lebih luas bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk menggerakkan sumber daya lintas wilayah.

Artinya, dukungan dari kabupaten lain, baik logistik, personel, maupun peralatan evakuasi, dapat dimobilisasi lebih cepat dan efektif.

Gubernur juga menegaskan bahwa Kota Mataram sebagai ibu kota provinsi merupakan cerminan wajah NTB secara keseluruhan. Karena itu, peran seluruh daerah dalam membantu pemulihan kondisi Mataram menjadi sangat penting.

“Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi NTB merupakan wajah dari Provinsi NTB,” katanya menegaskan.

Bencana banjir yang melanda Mataram dalam beberapa hari terakhir ini menjadi salah satu yang terparah dalam sejarah beberapa tahun terakhir.

Hujan dengan intensitas tinggi sejak akhir pekan lalu membuat beberapa wilayah di Kota Mataram terendam hingga setinggi dada orang dewasa. Ribuan rumah warga, fasilitas umum, tempat ibadah, dan pusat layanan publik lumpuh total.

Situasi ini memaksa ribuan jiwa mengungsi ke lokasi-lokasi aman yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah dan relawan. Di titik-titik pengungsian, kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, selimut, air bersih, hingga obat-obatan sangat diperlukan.

Melalui penetapan Hari Solidaritas Kemanusiaan, Pemprov NTB berharap mampu menggerakkan energi sosial yang lebih luas—tidak hanya dari ASN, tetapi juga dari elemen masyarakat lain, termasuk organisasi kemasyarakatan, relawan, pelajar, mahasiswa, dan pelaku usaha lokal.

Langkah kolaboratif ini pun diapresiasi oleh banyak pihak. Tokoh masyarakat, relawan kemanusiaan, dan warga terdampak melihat kebijakan ini sebagai bentuk kepemimpinan yang hadir di saat rakyat benar-benar membutuhkan.

“Ini bukan hanya soal perintah tugas, tapi bentuk nyata bahwa pemerintah hadir, menyatu dengan rakyat,” ujar Fatimah, seorang relawan sosial yang membantu di posko pengungsian Pagutan Barat.

Baca Juga :  Kolaborasi Bali, NTB, dan NTT Siap Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kawasan Timur Indonesia

Di sisi lain, banyak ASN yang justru merasa lebih berdaya dan terhubung secara langsung dengan masyarakat ketika berada di lapangan.

“Biasanya kita hanya kerja administratif, tapi kali ini kami bisa langsung bantu warga, rasanya sangat bermakna,” ungkap Dwi, seorang ASN dari Dinas Sosial NTB yang ikut mengatur pendistribusian bantuan logistik di wilayah Monjok.

Penetapan dua hari sebagai Hari Solidaritas Kemanusiaan diharapkan tidak hanya bersifat temporer, tetapi menjadi budaya baru dalam manajemen kebencanaan di NTB—yakni dengan melibatkan semua unsur birokrasi sebagai bagian dari sistem tanggap darurat terpadu.

Langkah ini sekaligus menjadi cerminan dari filosofi “manusia untuk manusia”, yang menjadi landasan utama dalam setiap bentuk penanganan krisis. Dalam jangka panjang, strategi seperti ini dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat NTB terhadap bencana.

Sementara itu, sejumlah pemerintah kabupaten lain, seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Bima, telah mulai mengirimkan bantuan logistik dan relawan ke Kota Mataram sebagai bentuk dukungan terhadap status darurat provinsi yang telah diberlakukan.

Perjalanan pemulihan Kota Mataram dari bencana banjir masih panjang. Namun dengan kekuatan solidaritas dan kolaborasi antarlembaga serta warga, harapan untuk kembali bangkit menjadi sangat nyata.

Gubernur Iqbal menutup arahannya dengan pesan sederhana namun kuat: “Hari ini bukan hanya tentang bencana, tapi tentang solidaritas. Mari kita tunjukkan bahwa NTB adalah satu keluarga besar yang saling menjaga.” (***)

 

Penulis : SN-07

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI
RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur
Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:50 WIB

RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Berita Terbaru