Home / NTB

RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Transformasi besar tengah berlangsung di lingkungan RSUP Provinsi Nusa Tenggara Barat. Setelah berhasil menyelesaikan berbagai kewajiban utang kontraktual yang selama bertahun-tahun membatasi ruang pengembangan institusi, rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut kini fokus memperkuat kapasitas sebagai pusat layanan kesehatan sekaligus rumah sakit pendidikan unggulan.

Langkah strategis terbaru ditandai dengan pelaksanaan verifikasi lapangan rumah sakit pendidikan oleh tim verifikator dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 29 Mei 2026.

Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas RSUP NTB sebagai institusi pendidikan klinik yang berperan dalam mencetak tenaga kesehatan profesional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Verifikasi lapangan dilakukan oleh tim yang dipimpin Else Mutiara Sihotang bersama empat anggota tim lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung Direktur RSUP NTB, Asrul Sani, beserta jajaran manajemen rumah sakit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan berbagai institusi terkait, termasuk pimpinan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, serta sejumlah direktur rumah sakit dari berbagai daerah di Pulau Lombok.

Telaah Menyeluruh terhadap Sistem Pendidikan dan Pelayanan

Dalam proses verifikasi, tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek yang menjadi standar rumah sakit pendidikan.

Pemeriksaan mencakup tata kelola organisasi, sistem penyelenggaraan pendidikan, kualitas sumber daya manusia, kesiapan sarana dan prasarana, hingga mekanisme penjaminan mutu yang diterapkan institusi.

Selain menelaah dokumen, tim juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran klinik.

Beberapa fasilitas yang menjadi objek verifikasi antara lain ruang jaga peserta didik, ruang diskusi akademik, laboratorium keterampilan klinik, perpustakaan, serta fasilitas pendukung pendidikan lainnya.

Baca Juga :  Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Bukan Ajang Menjatuhkan tapi Mengingatkan

Melalui proses tersebut, tim verifikator menilai kesiapan RSUP NTB dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi dokter muda maupun peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Penilaian juga mencakup kualitas pembimbing klinik, suasana akademik, fasilitas penelitian, serta komitmen institusi dalam mendukung pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.

Peran Strategis RSUP NTB

Sebagai rumah sakit berstatus Kelas A dan telah mengantongi akreditasi Paripurna, RSUP NTB memiliki posisi strategis dalam sistem layanan kesehatan di kawasan timur Indonesia.

Saat ini rumah sakit tersebut didukung lebih dari 2.600 tenaga kesehatan dan sumber daya manusia pendukung lainnya, serta menyediakan sedikitnya 113 jenis layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kapasitas tersebut menjadikan RSUP NTB sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan terbesar di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Selain memberikan layanan medis, rumah sakit ini juga menjadi wahana pendidikan bagi mahasiswa kedokteran dan peserta PPDS yang menjalani proses pembelajaran klinik secara langsung.

Keberadaan rumah sakit pendidikan dinilai sangat penting dalam menciptakan kemandirian sumber daya manusia kesehatan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dokter dan dokter spesialis di daerah.

Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Pelayanan

Direktur RSUP NTB, Asrul Sani, menegaskan bahwa proses verifikasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif untuk memperoleh sertifikasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya perbaikan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Verifikasi ini bukan semata untuk memenuhi persyaratan sertifikasi. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa RSUP NTB mampu menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik sekaligus menjadi tempat belajar yang berkualitas bagi calon dokter dan dokter spesialis yang kelak akan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh masukan yang diberikan tim verifikator akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola rumah sakit.

Baca Juga :  Tim Seleksi Komisi Informasi NTB Konsultasi ke KI Pusat, Diskominfotik Pastikan Transparansi Seleksi

“Kami menyampaikan terima kasih atas arahan dan masukan yang diberikan oleh tim verifikator. Seluruh rekomendasi yang bersifat administratif akan kami tindak lanjuti dan selesaikan dalam waktu dua minggu sebagaimana arahan yang diberikan. Kami ingin memastikan bahwa setiap proses perbaikan benar-benar menghasilkan perubahan yang berdampak terhadap mutu pendidikan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dukungan Penuh Pemerintah Provinsi NTB

Transformasi yang dilakukan RSUP NTB mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Halik, menegaskan bahwa Gubernur NTB memberikan perhatian khusus terhadap proses pembenahan yang sedang berlangsung.

“Gubernur NTB, Bapak Lalu Muhammad Iqbal, memberikan perhatian dan dukungan yang sangat kuat terhadap upaya pembenahan yang sedang dilakukan RSUP NTB. Kami ingin RSUP NTB terus berbenah, meningkatkan mutu layanan, memperkuat tata kelola, mengembangkan inovasi, serta tumbuh menjadi rumah sakit pendidikan unggulan yang mampu melahirkan tenaga kesehatan berkualitas dan membanggakan Nusa Tenggara Barat,” ujar Ahsanul Halik.

Menurutnya, penguatan kapasitas RSUP NTB sebagai rumah sakit pendidikan akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat dan pengembangan ilmu kedokteran di daerah.

Selain itu, keberadaan rumah sakit pendidikan yang kuat akan membantu NTB mencetak lebih banyak dokter dan dokter spesialis yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di masa mendatang.

“Apa yang dilakukan RSUP NTB hari ini bukan hanya tentang memenuhi standar, tetapi tentang menyiapkan masa depan kesehatan NTB. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB akan terus mendukung setiap langkah perbaikan dan transformasi yang dilakukan demi menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya. ***

 

Penulis : SN-07

Editor : SuluhNTB Editor

Sumber Berita: siaran pers Diskominfotik NTB

Berita Terkait

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah
Saat Warga Miskin Ekstreme Desa Malaka Curhat Kepada Gubernur Iqbal
Pemprov NTB Gelar Tasyukuran Dinobatkannya Sultan Muhammad Salahuddin Sebagai Pahlawan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:50 WIB

RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:45 WIB

Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga

Berita Terbaru

NARASI

Rupiah Lemah, Indonesia Bisa Maju?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:57 WIB