SULUHNTB.COM – Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan kelapa yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Namun, sebagian masyarakat belum memiliki pemahaman yang memadai tentang manfaat, proses produksi, serta peluang pengembangannya VCO.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi dan pendampingan yang dapat memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat. Karena itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram 2026 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Virgin Coconut Oil (VCO) kepada masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di dua lokasi, yaitu Dusun Benteng Montong Sube dan Dusun Benteng Utara, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
Sosialisasi tersebut menjadi salah satu program kerja KKN PMD Unram 2026 yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai VCO. Materi yang diberikan mencakup pengenalan VCO, manfaat dan potensi pemanfaatannya, serta peluang pengembangan VCO sebagai produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilihan masyarakat, khususnya ibu-ibu, sebagai sasaran kegiatan didasarkan pada peran strategis masyarakat dalam mengembangkan potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh informasi mengenai VCO, tetapi juga memiliki wawasan mengenai peluang pengolahan bahan baku kelapa menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dikembangkan sebagai produk usaha.
Pelaksanaan sosialisasi dilakukan di Dusun Benteng Montong Sube dan Dusun Benteng Utara agar informasi dan pengetahuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat di beberapa wilayah Desa Lendang Nangka Utara. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dengan adanya penyampaian materi dan diskusi bersama masyarakat.
Salah satu peserta, Ibu Hikmah, mengatakan sosialisasi tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai VCO dan pemanfaatan kelapa. “Kegiatan sosialisasi ini memberikan kami pengetahuan baru mengenai VCO. Informasi yang disampaikan cukup menarik karena sebelumnya kami belum banyak mengetahui mengenai VCO dan bagaimana potensi pemanfaatannya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ibu Hikmah

Melalui kegiatan Sosialisasi ini, tim KKN PMD Unram 2026, menargetkan capaian peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat menjadi yang lebih baik mengenai Virgin Coconut Oil (VCO), termasuk manfaat serta potensi pengembangannya. Pengetahuan tersebut diharapkan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kelapa yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi lebih tinggi.
Selain itu juga dapat membuka wawasan masyarakat, khususnya ibu-ibu, mengenai peluang pengembangan VCO sebagai kegiatan produktif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, sosialisasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga dapat menjadi langkah awal dalam mendorong inisiatif masyarakat untuk mengoptimalkan sumber daya lokal dan memperkuat pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.
Kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini mendukung SDG 3 tentang Desa Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan VCO dan produk olahan kelapa yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sisi ekonomi, kegiatan ini berkaitan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi karena memperkenalkan VCO sebagai produk bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat.
Sementara itu, pemanfaatan kelapa sebagai bahan baku produk olahan juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui upaya mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku lokal menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Ketua KKN, Nabil Rabani, menguraikan bahwa sosialisasi VCO ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Lendang Nangka Utara melalui pemanfaatan potensi kelapa yang tersedia di lingkungan sekitar.
Kegiatan di Dusun Benteng Montong Sube dan Dusun Benteng Utara tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi diarahkan untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai peluang mengolah kelapa menjadi produk bernilai tambah.
“Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk mulai melihat pengolahan VCO sebagai salah satu alternatif pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan demikian, program KKN PMD Unram 2026 menempatkan edukasi sebagai langkah awal pemberdayaan masyarakat yang dapat dilanjutkan melalui pengembangan produk dan kegiatan ekonomi berbasis potensi desa secara berkelanjutan,” jelas Nabil
Atas partisipasi dan antusiasme masyarakat yang sangat baik selama kegiatan berlangsung, tim KKN PMD Unram 2026 Desa Lendang Nangka Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran kegiatan sosialisasi sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan berdiskusi mengenai pemanfaatan potensi kelapa sebagai produk bernilai tambah.**
Penulis : SN-04
Editor : SuluhNTB Editor
Sumber Berita: KKN PMD Universitas Mataram 2026 Desa Lendang Nangka Utara










































