SULUHNTB.COM – Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Ra’yal Ain Haerul Warisin, menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Timur menjadi salah satu daerah percontohan Kementerian Sosial RI dalam pengembangan sistem penyaluran bantuan sosial berbasis digital.
Program tersebut diharapkan mampu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi itu disampaikan Hj. Ra’yal Ain saat menghadiri silaturahmi bersama ribuan jamaah Majelis Ta’lim Maraqitta’limat di Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Jumat (7/8/2026).

Kehadirannya bersama rombongan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur disambut hangat oleh Ketua Majelis Ta’lim Maraqitta’limat, Hj. Kokom Qomariah, Ketua Dewan Pembina Yayasan Maraqitta’limat, Dr. TGH. Hazmi Hamzar, SH., MH., serta ribuan anggota majelis.
Dalam sambutannya, Hj. Kokom Qomariah menyampaikan rasa syukur atas kunjungan

istri Bupati Lombok Timur tersebut.
Menurutnya, kehadiran Hj. Ra’yal Ain menjadi kebahagiaan sekaligus kejutan bagi seluruh jamaah.
“Kedatangan Ibu hari ini merupakan kejutan awal untuk jamaah. Insyaallah, akan ada lagi kejutan berikutnya,” ungkap Hj. Kokom.
Sementara itu, dalam sambutannya, Hj. Ra’yal Ain Haerul Warisin, yang akrab disapa Ra’yal Ain, mengajak seluruh jamaah untuk terus mempererat silaturahmi sebagai bagian dari ajaran Islam.
“Pertemuan ini menjadi ajang ilmu dan ajang silaturahmi. Kita saling mendoakan. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk menjalin silaturahmi, karena silaturahmi dapat menjadi sebab dipanjangkannya umur,” tuturnya.
Ra’yal Ain kemudian menjelaskan bahwa Lombok Timur saat ini dipercaya menjadi lokasi uji coba pengembangan sistem penyaluran bantuan sosial oleh Kementerian Sosial RI.
Program tersebut akan melibatkan masyarakat melalui pembentukan Agen Lingsos yang bertugas membantu proses pendataan dan verifikasi penerima manfaat.
“Pada kesempatan berikutnya akan diadakan pelatihan untuk menjadi Agen Lingsos. Tujuannya agar penerimaan bantuan menjadi lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan sosial kini diarahkan menggunakan sistem berbasis aplikasi sehingga proses pendataan lebih objektif dan terukur.
“Sekarang bantuan tidak lagi melalui kadus atau kepala desa, tetapi langsung menggunakan aplikasi. Dari aplikasi ini nanti bisa dinilai siapa yang layak dan siapa yang tidak layak menerima bantuan,” jelasnya.
Menurut Ra’yal Ain, program uji coba tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Sistem baru itu diharapkan mampu meningkatkan akurasi data penerima sekaligus memperkuat transparansi penyaluran bantuan sosial.
Pemaparan tersebut disambut antusias oleh ribuan jamaah yang memenuhi lokasi majelis. Tepuk tangan bergemuruh sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperbaiki sistem bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Hj. Ra’yal Ain Haerul Warisin, jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Kokom Qomariah, pengurus yayasan, dan ribuan jamaah Majelis Ta’lim Maraqitta’limat.***
Penulis : Rusdianto Diendy
Editor : Suluh NTB Editor










































