Mahasiswa Cipayung Plus Suarakan 9 Tuntutan, Gubernur NTB: Kritik Itu Penting

Rabu, 10 September 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal hadir langsung dalam kegiatan Mimbar Rakyat yang digagas aliansi mahasiswa Cipayung Plus, di Tuwa Kawa Kafe Mataram, Selasa (9/9).

Forum terbuka tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan berbagai organisasi mahasiswa, antara lain HMI, PMII, IMM,  HIMMAH, GMNI, LMND, dan KMHDI.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyuarakan Gerakan 9 September yang memuat sembilan tuntutan pokok terkait situasi sosial di NTB maupun di tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda ini dikemas dalam bentuk aksi damai yang menekankan pentingnya kontrol rakyat terhadap kebijakan pemerintah.

Gubernur NTB menegaskan dirinya mengapresiasi langkah mahasiswa menyampaikan aspirasi secara terbuka. Menurutnya, mahasiswa merupakan mitra kritis pemerintah dalam memastikan jalannya demokrasi.

Baca Juga :  Niraya, Inovasi KKN-PMD Universitas Mataram untuk Tingkatkan Nilai Tambah Aren Desa Kekait

“Saya tidak anti kritik. Justru kritik penting agar kekuasaan tidak korup. Aspirasi yang adik-adik sampaikan akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai kewenangan pemerintah provinsi,” ujar Gubernur.

Iqbal menambahkan, Mimbar Rakyat akan dijadikan wadah komunikasi rutin antara pemerintah daerah dengan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa penyampaian pendapat secara damai tanpa tekanan harus terus dijaga.

“Kami ingin memastikan mahasiswa dan aktivis bisa menyampaikan pendapat secara damai tanpa intimidasi. Jangan sampai ruang demokrasi ini terganggu, ke depan mungkin 2 bulan sekali kita lakukan,” imbuhnya.

Selain menanggapi isu demokrasi, Gubernur juga menyinggung kondisi ekonomi daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Religius: Mahasiswa KKN Unram Desa Perina Salurkan Al Quran di 16 Musholla dan 2 Masjid

Menurutnya, meskipun sektor pertambangan menyumbang pertumbuhan cukup besar, manfaat langsung terhadap masyarakat masih terbatas. Karena itu, Pemprov berkomitmen memperkuat diversifikasi ekonomi.

“Tiga pilar utama pembangunan kita adalah pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. Semua kebijakan diarahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua GMNI NTB, Al Mukmin, yang mewakili Cipayung Plus menilai keterbukaan pemerintah daerah patut diapresiasi.

Menurutnya, dialog tersebut menjadi momentum positif agar aspirasi mahasiswa tidak berhenti sebagai slogan semata.

“Kami merasa lebih didengar karena Gubernur merespon satu per satu tuntutan kami. Harapan kami, janji tindak lanjut ini benar-benar dijalankan, bukan hanya sekadar ucapan,” ungkapnya.***

 

 

Penulis : SN-03

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

KKN PMD Unram Edukasi Warga tentang Potensi Ekonomi Olahan Kelapa menjadi Produk VCO
Tekan Angka Pernikahan Dini, KKN Timba Gading II Universitas Mataram Sukses Gelar Sosialisasi Bahaya Merariq Kodeq
Niraya, Inovasi KKN-PMD Universitas Mataram untuk Tingkatkan Nilai Tambah Aren Desa Kekait
KKN-PPM Melodi Aikmel: 50 Hari Pengabdian Mahasiswa UGM Menggerakkan Perubahan di Aikmel, Lombok Timur
Sinergi KKN Tematik Unram dan BPOM Perkuat Program Desa Sadar Keamanan Pangan Serta Legalitas UMKM di Desa Bug-Bug
Jaga Kelestarian Bukit Pergasingan, KKN PMD Unram Gelar Aksi Clean Up Dukung SDG 11 dan SDG 15
Program KKN Universitas Mataram Dorong Pengembangan UMKM di Desa Pemenang Timur melalui Legalitas dan Pemasaran Digital
Mahasiswa KPS FHISIP Unram Sukses Laksanakan PBSM 2026 di Desa Gumantar

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:30 WIB

KKN PMD Unram Edukasi Warga tentang Potensi Ekonomi Olahan Kelapa menjadi Produk VCO

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Tekan Angka Pernikahan Dini, KKN Timba Gading II Universitas Mataram Sukses Gelar Sosialisasi Bahaya Merariq Kodeq

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Niraya, Inovasi KKN-PMD Universitas Mataram untuk Tingkatkan Nilai Tambah Aren Desa Kekait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:30 WIB

KKN-PPM Melodi Aikmel: 50 Hari Pengabdian Mahasiswa UGM Menggerakkan Perubahan di Aikmel, Lombok Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Sinergi KKN Tematik Unram dan BPOM Perkuat Program Desa Sadar Keamanan Pangan Serta Legalitas UMKM di Desa Bug-Bug

Berita Terbaru

TAJUK RENCANA

Ketika Kekuasaan Tidak Lagi Mendengar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 02:05 WIB

NARASI

Kalimantan Berasap, Pemerintah Sibuk Tiup Lilin?

Senin, 24 Agu 2026 - 12:42 WIB