Home / NTB

Tokoh Pariwisata Nasional Apresiasi Strategi Gubernur Iqbal Majukan Pariwisata NTB. Inilah Komentar Lengkapnya!

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Menjelang satu hari pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tak hanya bersiap sebagai tuan rumah, tetapi juga mengukir jejak penting dalam sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pada Rabu, 24 Juli 2025, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan kehormatan Ketua Umum DPP Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) sekaligus mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Prof. Dr. Sapta Nirwandar, di pendopo gubernur.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis, tepat sehari sebelum ribuan peserta dari seluruh Indonesia berkumpul dalam perhelatan Fornas VIII yang digelar mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyatukan Visi untuk Pariwisata Berkualitas

Di tengah atmosfer kehangatan dan optimisme, Gubernur Iqbal dan Prof. Sapta membicarakan arah pembangunan pariwisata NTB.

Gubernur memaparkan bahwa NTB menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif.

“Kami menargetkan peningkatan jumlah event nasional dan internasional, khususnya yang berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Selain itu, kita juga sedang berupaya membuka lebih banyak jalur penerbangan langsung dari berbagai kota besar ke NTB,” papar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Ancaman Banjir Rob Landa NTB Selama 11 Hari, BMKG Minta Warga Pesisir Tetap Siaga

Langkah-langkah tersebut diyakini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, dan menumbuhkan sektor ekonomi kreatif berbasis lokal.

Apresiasi dari Tokoh Nasional Pariwisata

Menanggapi pemaparan tersebut, Prof. Sapta Nirwandar menyatakan dukungannya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Gubernur Iqbal bukan hanya responsif terhadap tantangan zaman, tetapi juga memberikan arah dan harapan nyata untuk NTB menjadi destinasi wisata unggulan Indonesia.

“Pak Gubernur ini tangkas, inklusif, dan visioner. Dalam diplomasi maupun tata kelola pemerintahan, beliau sangat memahami bagaimana menjadikan NTB sebagai subjek pembangunan, bukan hanya objek,” ujar Prof. Sapta dengan penuh keyakinan.

Ia juga menilai bahwa Fornas bukan hanya peristiwa olahraga biasa, melainkan medium penting untuk menjembatani budaya, memperkuat persaudaraan antar daerah, serta menggeliatkan ekonomi rakyat melalui UMKM, pariwisata, dan budaya lokal.

Fornas: Jembatan Budaya dan Ekonomi Rakyat

Di tengah berbagai narasi positif, Fornas VIII digambarkan oleh Prof. Sapta sebagai “wahana multidimensi”—bukan hanya menghadirkan kompetisi olahraga kreasi budaya, tetapi juga menghidupkan kembali ekosistem sosial dan ekonomi lokal.

“Ini ajang besar, bukan sekadar olahraga. Tapi jembatan budaya, ruang pertemuan komunitas, dan lokomotif ekonomi rakyat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Sapta menekankan bahwa kesuksesan pariwisata nasional tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan erat dari daerah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Bangga: Fornas VIII Sukses Besar. Sebut 35 Ribu Orang Kunjungi Lombok dan Perputaran Uang Tembus Ratusan Miliar Sepekan

NTB, menurutnya, telah menunjukkan bahwa kolaborasi pusat dan daerah adalah syarat mutlak untuk melahirkan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

FOKBI: Lebih dari Sekadar Organisasi Olahraga

FOKBI, di bawah kepemimpinan Prof. Sapta, telah mengukuhkan dirinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan karakter bangsa melalui budaya, kreativitas, dan pariwisata.

Organisasi ini aktif mendukung berbagai kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang melalui jalur olahraga rekreasi dan seni budaya.

“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan **Fornas VIII sukses secara teknis maupun substansi. Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang bagaimana kita mengintegrasikan olahraga, budaya, dan ekonomi ke dalam satu ruang gerak pembangunan,” terang Prof. Sapta.

NTB, Daerah yang Siap Memimpin Perubahan

Dalam konteks yang lebih luas, pertemuan antara Gubernur NTB dan Ketua Umum FOKBI ini menunjukkan bagaimana daerah dengan visi yang jelas mampu menjadi motor perubahan nasional. Di tengah keterbatasan fiskal, NTB mampu menyelenggarakan event berskala besar tanpa mengesampingkan pembangunan prioritas.

Gubernur Iqbal bahkan telah mengalokasikan hampir 48,34% APBD 2025 untuk program pembangunan pro rakyat—dan Fornas, dengan segala dampak ekonominya, adalah bagian dari strategi kreatif untuk mempercepat perputaran ekonomi lokal. ***

 

Penulis : SN-02

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI
RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur
Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:50 WIB

RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Berita Terbaru