Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Awal pada 2025, Ini Kata Pengamat!

Senin, 2 Maret 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Capaian Rasio Gini NTB yang semula ditargetkan terealisasi pada tahun 2029 dalam dokumen perencanaan daerah, kini disebut telah tercapai lebih cepat pada 2025. Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB) menunjukkan angka ketimpangan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat berada dalam rentang target RPJMD 2025–2029.

Pengamat kebijakan publik, Ir. Lalu Muh. Kabul, M.AP, menjelaskan bahwa Rasio Gini merupakan indikator utama untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan dan hasil pembangunan di suatu wilayah.

“Jika Rasio Gini mengalami penurunan menuju angka 0; maka pembangunan dinyatakan semakin merata; sebaliknya jika meningkat menuju angka 1; maka pembangunan dinyatakan semakin timpang”, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memaparkan bahwa Rasio Gini memiliki rentang nilai antara 0 hingga 1. Angka yang semakin mendekati nol menunjukkan distribusi pendapatan yang lebih adil, sementara angka mendekati satu menandakan ketimpangan yang semakin tajam.

Baca Juga :  Gubernur NTB Dorong Hilirisasi dan Desa Berdaya untuk Tekan Kemiskinan

Data BPS NTB: Dinamika Rasio Gini 2024–2025

Merujuk data resmi BPS NTB, Rasio Gini NTB pada Maret 2024 tercatat sebesar 0,361. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 0,364 pada September 2024. Tren kenaikan berlanjut hingga Maret 2025 yang mencapai 0,369.

Namun pada September 2025, Rasio Gini kembali turun menjadi 0,364.

Menurut Kabul, angka 0,364 pada September 2025 tersebut sudah berada dalam kisaran target yang ditetapkan dalam RPJMD NTB 2025-2029, yakni antara 0,357 hingga 0,369.

“Artinya capaian Rasio Gini NTB sebesar 0,364 pada September 2025 berada pada kisaran angka 0,357 hingga 0,369 sebagaimana ditargetkan pada tahun 2029 dalam RPJMD 2025-2029. Dengan perkataan lain, Rasio Gini yang seharusnya ditargetkan untuk dicapai pada tahun 2029 berhasil dicapai lebih awal yakni pada September 2025”, tambahnya.

Baca Juga :  Aktivitas Edukasi Meriahkan Roadshow Bunda PAUD NTB di TK IT Al-Irsyad Al Islamiyah, Kelurahan Rakam, Lombok Timur

Capaian ini dinilai sebagai sinyal positif dalam upaya pemerataan pembangunan dan pengurangan ketimpangan ekonomi di NTB.

Indikasi Percepatan Pemerataan Pembangunan

Lebih jauh, Kabul menilai capaian Rasio Gini NTB tersebut mengindikasikan adanya percepatan pemerataan pembangunan di bawah kepemimpinan Iqbal-Dinda.

Menurutnya, pergerakan angka Rasio Gini yang stabil dalam rentang target RPJMD menunjukkan adanya kebijakan yang efektif dalam mendorong distribusi manfaat pembangunan secara lebih merata.

“Tampaknya percepatan dimaksud berkaitan erat dengan pengembangan desa berdaya yang merupakan implementasi dari Visi Iqbal-Dinda: NTB Makmur Mendunia”, pungkasnya.

Program pengembangan desa berdaya yang dimaksud dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam memperkecil kesenjangan antarwilayah, terutama antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Melalui penguatan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap sektor UMKM dan pertanian, pemerataan dinilai semakin terasa di tingkat akar rumput. ***

 

Penulis : SN-07

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM
Lantik Dekopinwil NTB, Gubernur Iqbal Minta Tata Kelola dan Citra Koperasi Dibenahi
Rupiah di Level Terlemah, IHSG Terjun Bebas, FINE Institute Soroti Fondasi Pasar Nasional
Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Kunjungi NTB, Jajaki Kerja Sama Strategis Berkelanjutan
Gubernur Iqbal Optimis Ekonomi NTB Bangkit Tanpa Tambang
Ekonomi NTB Tumbuh Positif, Neraca Perdagangan Surplus dan Inflasi Tetap Terkendali
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Dianugerahi TPAKD Award 2025 Berkat Inovasi Literasi Keuangan Daerah TPAKD Award, NTB, Literasi Keuangan
Tanggapi Isu Dana Investasi Rp70 Miliar Raib, BCA Pastikan Sistem Aman dan Transparan  

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:51 WIB

Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Lantik Dekopinwil NTB, Gubernur Iqbal Minta Tata Kelola dan Citra Koperasi Dibenahi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:19 WIB

Rupiah di Level Terlemah, IHSG Terjun Bebas, FINE Institute Soroti Fondasi Pasar Nasional

Senin, 2 Maret 2026 - 05:14 WIB

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Awal pada 2025, Ini Kata Pengamat!

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:57 WIB

Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Kunjungi NTB, Jajaki Kerja Sama Strategis Berkelanjutan

Berita Terbaru

NARASI

Kalimantan Berasap, Pemerintah Sibuk Tiup Lilin?

Senin, 24 Agu 2026 - 12:42 WIB

INFORIAL

Pengumuman Rencana Kegiatan PT Bintang Perdana Gemilang

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:30 WIB

NARASI

Prabowo, Blunder, atau Strategi Pemetaan Barisan?

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:11 WIB