Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai melakukan revitalisasi Pasar Rakyat Kuta di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Penataan dilakukan untuk menjadikan pasar tradisional lebih nyaman, tertata, sekaligus menjadi bagian dari rantai pasok industri pariwisata di kawasan strategis tersebut.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung progres pekerjaan di Pasar Kuta, Senin (27/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia menegaskan revitalisasi tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pembenahan sistem pengelolaan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Miq Iqbal, Pasar Kuta merupakan wajah perekonomian masyarakat yang berada di kawasan penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Karena itu, penataan harus mampu menghadirkan kenyamanan tanpa menghilangkan identitas pasar tradisional yang menjadi daya tarik wisata.

“Kita bantu tata letak dan perbaiki desainnya agar lebih rapi. Namun, nuansa pasar tradisional tetap harus dipertahankan karena pasar ini berada di kawasan wisata,” tegasnya.

Salah satu perhatian utama gubernur adalah akses menuju pasar. Ia meminta pintu masuk diperlebar agar sirkulasi pengunjung semakin lancar sekaligus mendukung pemerataan arus pembeli ke seluruh lapak pedagang.

Selain infrastruktur, Pemprov NTB juga menyiapkan pembenahan tata kelola pasar. Langkah tersebut dilakukan agar Pasar Kuta dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan segar bagi hotel, restoran, dan pelaku usaha pariwisata di Mandalika.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa NTB: Solusi Kemandirian Berbasis Komunitas

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar tata kelola pasar semakin baik. Harapannya, hasil dagangan segar dari pasar ini dapat langsung memasok kebutuhan restoran, hotel, dan pelaku usaha pariwisata di sekitar kawasan,” ujar Miq Iqbal.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, Dewi, menjelaskan pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pembukaan akses masuk, peningkatan sanitasi, serta penyempurnaan fasilitas dasar pasar.

Ia mengatakan pekerjaan lanjutan mencakup pembongkaran sebagian tembok untuk memperlebar akses, pengecatan, pembenahan toilet, hingga pengecoran pada sejumlah titik yang membutuhkan perbaikan.

Pemerintah juga mengaktifkan kembali area penjualan ikan, daging, dan ayam yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Penataan dilakukan melalui penimbunan dan pengecoran lantai sehingga lokasi tersebut dapat segera digunakan pedagang.

Revitalisasi turut diikuti pengaturan ulang zonasi pedagang. Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan memindahkan pedagang sayur dan buah dari luar ke dalam area pasar, sedangkan bagian depan pasar akan ditata menjadi kawasan toko mutiara serta area parkir terpadu.

Baca Juga :  Pelaku Industri Hotel di Mataram Berharap MICE 2025 Tetap Berlangsung untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Tokoh masyarakat kawasan selatan, Haji Bangun, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, penataan zonasi akan menciptakan persaingan usaha yang sehat sekaligus meningkatkan jumlah pembeli yang masuk ke dalam pasar.

“Kalau semua pedagang masuk ke dalam pasar, pembeli juga akan masuk. Selama masih ada yang berjualan di luar, pedagang di dalam akan kesulitan mendapatkan pembeli. Penataan ini baik untuk semua,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan salah seorang pedagang Pasar Kuta, Yuni. Ia mengaku senang karena gubernur mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi pedagang.

“Saya tadi menyampaikan langsung kepada Pak Gubernur mengenai atap lapak yang bocor dan beliau merespons dengan baik. Harapan kami, selain diperbaiki, kebersihan pasar juga terus dijaga agar pembeli semakin nyaman,” ujarnya.

Revitalisasi Pasar Kuta menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTB memperkuat keterhubungan antara ekonomi rakyat dengan sektor pariwisata. Melalui pasar yang lebih tertata, bersih, dan terintegrasi dengan kebutuhan kawasan Mandalika, pemerintah berharap kesejahteraan pedagang meningkat sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Lombok.***

Penulis : SN-01

Editor : Suluh NTB Editor

Berita Terkait

Lantik Dekopinwil NTB, Gubernur Iqbal Minta Tata Kelola dan Citra Koperasi Dibenahi
Rupiah di Level Terlemah, IHSG Terjun Bebas, FINE Institute Soroti Fondasi Pasar Nasional
Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Awal pada 2025, Ini Kata Pengamat!
Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Kunjungi NTB, Jajaki Kerja Sama Strategis Berkelanjutan
Gubernur Iqbal Optimis Ekonomi NTB Bangkit Tanpa Tambang
Ekonomi NTB Tumbuh Positif, Neraca Perdagangan Surplus dan Inflasi Tetap Terkendali
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Dianugerahi TPAKD Award 2025 Berkat Inovasi Literasi Keuangan Daerah TPAKD Award, NTB, Literasi Keuangan
Tanggapi Isu Dana Investasi Rp70 Miliar Raib, BCA Pastikan Sistem Aman dan Transparan  

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:51 WIB

Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Lantik Dekopinwil NTB, Gubernur Iqbal Minta Tata Kelola dan Citra Koperasi Dibenahi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:19 WIB

Rupiah di Level Terlemah, IHSG Terjun Bebas, FINE Institute Soroti Fondasi Pasar Nasional

Senin, 2 Maret 2026 - 05:14 WIB

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Awal pada 2025, Ini Kata Pengamat!

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:57 WIB

Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Kunjungi NTB, Jajaki Kerja Sama Strategis Berkelanjutan

Berita Terbaru