Home / NTB

Pemprov NTB Resmi Luncurkan Buku Metadata 2025, Wujudkan Satu Data untuk Pembangunan Inklusif

Jumat, 12 September 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB meluncurkan Buku Metadata 2025 sebagai pedoman standar data daerah untuk pembangunan yang inklusif.

Pemprov NTB meluncurkan Buku Metadata 2025 sebagai pedoman standar data daerah untuk pembangunan yang inklusif.

SULUHNTB.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi merilis Buku Metadata NTB Satu Data Tahun 2025 pada Kamis, 11 September 2025, di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah NTB, jajaran pimpinan perangkat daerah, Kepala Bappeda, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala Dinas Kominfotik, serta mitra pembangunan dari Program SKALA (Kemitraan Australia–Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar).

Peluncuran buku metadata ini menandai sebuah tonggak sejarah baru bagi tata kelola data di NTB, sekaligus menjadi langkah nyata mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta Permendagri Nomor 5 Tahun 2024 tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda NTB Lalu Moh. Faozal menegaskan bahwa dokumen metadata merupakan langkah strategis dalam mencapai target pembangunan daerah.

“Ke depannya, metadata ini akan menjadi panduan bagi OPD dalam memproduksi data daerah untuk perencanaan dan penganggaran di Provinsi NTB,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Tetapkan Hari Solidaritas Kemanusiaan: ASN Dilibatkan Bantu Korban Banjir Mataram

Ia menambahkan bahwa buku metadata ini menjadi bagian penting dari upaya pencapaian target RPJMD Provinsi NTB 2025–2029, sekaligus mendukung visi besar NTB Makmur Mendunia dalam RPJPD 2025–2045.

Buku Metadata NTB Satu Data 2025 terdiri atas 921 jenis data daerah. Data tersebut mencakup data sektoral rutin, data pendukung IUP, data SPM, hingga data prioritas nasional.

Proses penyusunannya dilakukan secara kolaboratif melalui Forum Satu Data NTB, dengan peran Bappeda sebagai koordinator, Diskominfotik sebagai walidata, BPS sebagai pembina data, serta OPD sebagai produsen data.

Kehadiran metadata ini tidak hanya mendokumentasikan data, melainkan juga menjamin standar, keakuratan, dan keseragaman data yang digunakan untuk kebijakan pembangunan daerah.

Program SKALA hadir sebagai mitra strategis dalam penyusunan metadata. Dukungan yang diberikan meliputi pendampingan teknis, pelatihan, hingga penguatan kapasitas aparatur daerah. Tujuannya, agar data yang tersusun benar-benar dapat menjadi landasan kebijakan pembangunan yang inklusif.

Baca Juga :  "Jangan Jual Kecap!" Prof Asikin Ledek Polemik Fornas VIII: Dari Lomba Seksi hingga Ide Festival Sunatan Massal

Team Leader Program SKALA, Petra Karetji, menekankan pentingnya data yang berkualitas.
“Nilai dari data tidak hanya terletak pada angka-angka, tetapi pada bagaimana data mampu meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat kebijakan agar berdampak nyata pada kehidupan masyarakat, termasuk kelompok rentan yang selama ini kurang terjangkau,” jelasnya.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, H. Yusron Hadi, ST., M.UM, menegaskan bahwa metadata disusun dengan memperhatikan kebutuhan data sektoral yang terkait langsung dengan perencanaan pembangunan.

“Kehadiran metadata ini dapat meningkat akurasi, kualitas data, dan performa data sebagai rujukan yang sahih dalam menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Kita berharap, data baik level provinsi hingga ke desa akan sinkron dan update. Saya kira ini sebuah terobosan dan inovasi yang dilakukan Pemprov NtB, sebagaimana SKALa sampaikan bahwa barangkali metadata ini adalah produk kali pertama pemerintah daerah di Indonesia,” pungkasnya. ***

 

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah
Saat Warga Miskin Ekstreme Desa Malaka Curhat Kepada Gubernur Iqbal
Pemprov NTB Gelar Tasyukuran Dinobatkannya Sultan Muhammad Salahuddin Sebagai Pahlawan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:45 WIB

Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:06 WIB

Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana

Berita Terbaru

NARASI

Rupiah Lemah, Indonesia Bisa Maju?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:57 WIB

NARASI

Bangkitlah Indonesia, atau Sekadar Ramai di Media Sosial?

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB