Eko Patrio dan Uya Kuya Menyusul Sahroni–Nafa Urbach, Resmi Dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eko Patrio dan Uya Kuya resmi dinonaktifkan PAN dari DPR RI, menyusul Sahroni dan Nafa Urbach. Partai tekankan komitmen jaga integritas.

Eko Patrio dan Uya Kuya resmi dinonaktifkan PAN dari DPR RI, menyusul Sahroni dan Nafa Urbach. Partai tekankan komitmen jaga integritas.

 

SULUHNTB.COM – Nasib kurang beruntung menimpa sejumlah anggota DPR RI. Setelah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dinonaktifkan oleh Partai NasDem, kini giliran dua politisi Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, juga diberhentikan sementara dari keanggotaan DPR RI mulai Senin (1/9/2025).

Kebijakan ini diumumkan melalui siaran pers resmi DPP PAN yang ditandatangani Ketua Umum Zulkifli Hasan bersama Sekretaris Jenderal Viva Yoga Mauladi, Minggu (31/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Partai NasDem lebih dulu mengambil langkah serupa dengan menonaktifkan dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, pasca memanasnya situasi politik belakangan ini.

Baca Juga :  Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

PAN menegaskan keputusan tersebut diambil demi menjaga kehormatan, disiplin, serta integritas wakil rakyat dari partai berlambang matahari putih itu.

“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Ia juga menambahkan agar masyarakat yakin bahwa Presiden Prabowo mampu menyelesaikan persoalan ini dengan cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat demi kemajuan bangsa.

Baca Juga :   Pemerintah Tunjuk Kopdes Merah Putih Jadi Jalur Resmi Distribusi LPG dan Pupuk ke Warga Desa

Dalam keterangannya, PAN menegaskan komitmen untuk tetap setia pada nilai-nilai reformasi, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan rakyat.

Selain itu, partai juga berkomitmen menjaga peran legislatif dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan agar tata kelola pemerintahan berlangsung efektif dan efisien.

“Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” kata Viva.***

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Senator Dr Elviana Beberkan Catatan Penting Raker Terakhir Bersama  Menkeu Purbaya Sebelum Dipecat. Ternyata Ini Bahasannya!
Prabowo: Pemerintahan Harus Berpihak kepada Rakyat
Ketua Umum Parpol tidak boleh lebih kuat dari Presiden, Dr Irpan gugat masa jabatan Ketum Parpol ke MK
Dunia Tanpa Kepastian, Silaturahmi Jadi Pilar Ketahanan Sosial  
Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028
Wali Kota Mataram Terima Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Ribuan Ormas Islam Demo Komdigi dan KPI, Komika Pandji Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Relawan NTB Bergerak Cepat di Aceh Utara, 600 Paket Bantuan Kemanusiaan Disalurkan untuk Penyintas Bencana

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:20 WIB

Senator Dr Elviana Beberkan Catatan Penting Raker Terakhir Bersama  Menkeu Purbaya Sebelum Dipecat. Ternyata Ini Bahasannya!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:32 WIB

Prabowo: Pemerintahan Harus Berpihak kepada Rakyat

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:40 WIB

Ketua Umum Parpol tidak boleh lebih kuat dari Presiden, Dr Irpan gugat masa jabatan Ketum Parpol ke MK

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:58 WIB

Dunia Tanpa Kepastian, Silaturahmi Jadi Pilar Ketahanan Sosial  

Senin, 12 Januari 2026 - 19:13 WIB

Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

Berita Terbaru

NARASI

Ajula, Manusia Pencipta dan Lahirnya Kebudayaan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 06:54 WIB