Bupati Lombok Timur Konsultasi ke BKN, Transisi 10.998 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengupayakan proses transisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu berjalan optimal.

Langkah tersebut dibahas langsung Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik saat berkonsultasi dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrullah, di Jakarta, Kamis (16/7).

Lombok Timur tercatat memiliki 10.998 PPPK paruh waktu. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar ketujuh secara nasional dan berpotensi menimbulkan persoalan dalam proses penataan aparatur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dinilai mampu mengakomodasi para PPPK paruh waktu. Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Kepala BKN karena pemerintah daerah dianggap berhasil menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, yang akrab disapa Juaini, menjelaskan bahwa BKN akan merumuskan kuota PPPK penuh waktu berdasarkan sejumlah indikator. Penetapan kuota itu mempertimbangkan celah fiskal dan berbagai faktor lainnya.

Menurut Juaini, kriteria prioritas bagi PPPK paruh waktu yang akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu masih menunggu keputusan resmi dari BKN. Namun, faktor usia menjadi salah satu perhatian utama Bupati Haerul Warisin.

Pertimbangan tersebut dilakukan sebagai bentuk keadilan bagi para tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Pemerintah daerah ingin memastikan proses transisi berlangsung secara objektif dan transparan.

Baca Juga :  NTB Usulkan Inovasi Budidaya Kurma & Sacha Inchi Jadi Unggulan Nasional di IGA 2025

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang membatasi ruang fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tetap berkomitmen mengakomodasi tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.

Pemda juga tidak melakukan pemutusan hubungan kerja atau merumahkan pegawai, kecuali bagi mereka yang mengundurkan diri atau melakukan pelanggaran disiplin.

“Pak Bupati berkomitmen di depan kepala BKN setelah kriteria ditetapkan tidak pandang bulu artinya sesuai keadilan. Kalau memang bobot utamanya, terbesar itu adalah faktor usia, maka faktor usia itulah yang akan menjadi acuan Bupati dalam pengusulan status PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu,” pungkas Sekda.***

Penulis : SN-02

Editor : SuluhNTB Editor

Sumber Berita: Humas dan Protokol Pemkab Lombok Timur

Berita Terkait

Diduga Rangkap Jabatan, ASN PPPK di Lombok Barat Jadi Sorotan Publik. Begini Faktanya!  
Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan
Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa
Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa
Ada Apa Pemprov NTB Genjot Perbaikan Jalan Pototano–Seteluk dan Pohgading–Tanjung Geres?
Fakta Terbaru: Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 8 Tewas dan 44 Luka-Luka
Tingkatkan Sportifitas dan Kreativitas Guru, PGRI KLU Gelar Porsenijar
Muhammad Reza Dilantik Sebagai Ketua Majelis Muda Mentaram. Orasi Perdana Sampaikan Agenda Utama!

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:34 WIB

Bupati Lombok Timur Konsultasi ke BKN, Transisi 10.998 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas

Rabu, 29 April 2026 - 22:27 WIB

Diduga Rangkap Jabatan, ASN PPPK di Lombok Barat Jadi Sorotan Publik. Begini Faktanya!  

Jumat, 3 April 2026 - 03:30 WIB

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:59 WIB

Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa

Senin, 29 September 2025 - 09:04 WIB

Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa

Berita Terbaru

NASIONAL

Prabowo: Pemerintahan Harus Berpihak kepada Rakyat

Sabtu, 11 Jul 2026 - 02:32 WIB

NARASI

NARASI: Bangkitnya Kelas Menengah, Kurva Gajah

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:06 WIB