APM Desak Pejabat Pemkot Mataram Dites Urin. Ternyata Ini Alasannya!

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SULUHNTB.COM – Aliansi Pemuda Mataram (APM) mendesak dilakukannya tes air seni atau urin kepada pejabat lingkup Pemerintah Kota Mataram sebagai tindaklanjut ditetapkannya Mataram sebagai Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan).

Menurut Risky Febrian, Koordinator APM, pencegahan narkoba haruslah di mulai dari atas. Dari para pengambil kebijakan di Kota yang bermotokan Harum itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menilai Kota Mataram merupakan salah satu kota Indonesia yang menjadi incaran para penjual narkoba. Ini berarti pengguna narkoba di Kota ini terbilang tinggi dan semakin mengkhawatirkan.
Sejumlah kasus penangkapan para pemakai, penjual dan Bandar narkoba di Mataram oleh aparat penegak hukum merupakan salah satu indikatornya.
“Narkoba adalah ancaman serius bagi keberlanjutan pembangunan Kota Mataram ke depan. Harus dilawan dengan serius juga,”ungkap Risky kepada media.

Baca Juga :  Jelang Pilkades PAW, Panitia dan Para Calon Kades PAW Jonggat Komitmen Jaga Kondusifitas

Dengan ditetapkannya Mataram sebagai Kota Tanggap Ancamam Narkoba, lanjut Risky, mestinya pemkot lebih serius dalam memerangi peredaran barang haram narkotika.

Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Mataram, maka selayaknya para pejabatnya juga siap sedia dilakukan uji bebas narkoba melalui tes urin.

Baca Juga :  Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

“Kami mendorong Pemkot, BNN dan Polres Mataram untuk dilaksankannya tes urin secara berkala bagi seluruh ASN yang ada di lingkup pemerintahan Kota Mataram. Mulai dari kelurahan, kecamatan, dinas dan pegawai pemkot,”tegasnya.

Sebelumnya, BNN Provinsi NTB bekerjasama dengan Pemprov NTB melakukan tes urin kepada pimpinan dan anggota DPRD NTB. “Ini bisa dicontoh juga oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Mataram,”pungkasnya. ***

Penulis : Adriyan Wahyudi

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan
Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa
Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa
Ada Apa Pemprov NTB Genjot Perbaikan Jalan Pototano–Seteluk dan Pohgading–Tanjung Geres?
Fakta Terbaru: Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 8 Tewas dan 44 Luka-Luka
Tingkatkan Sportifitas dan Kreativitas Guru, PGRI KLU Gelar Porsenijar
Muhammad Reza Dilantik Sebagai Ketua Majelis Muda Mentaram. Orasi Perdana Sampaikan Agenda Utama!
Mantan Bupati Lotim Ali BD Sentil  Bupati Pati dan  Bongkar Cara Membangun Daerah Tanpa Naikkan Pajak dan Berutang

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 03:30 WIB

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:59 WIB

Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa

Senin, 29 September 2025 - 09:04 WIB

Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa

Rabu, 24 September 2025 - 23:19 WIB

Ada Apa Pemprov NTB Genjot Perbaikan Jalan Pototano–Seteluk dan Pohgading–Tanjung Geres?

Selasa, 16 September 2025 - 21:19 WIB

Fakta Terbaru: Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 8 Tewas dan 44 Luka-Luka

Berita Terbaru

Kemiskinan Lombok Timur turun ke 13,53 persen. Akademisi nilai kebijakan pemerintah efektif tekan kesenjangan dan beban warga miskin.

LINTAS DAERAH

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Jumat, 3 Apr 2026 - 03:30 WIB