Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa

Senin, 29 September 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SULUHNTB.COM – Sekitar 100 muslimah mengikuti Kajian Khusus di Masjid Raya Palapa Baitus Salam, Pasar Minggu, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan bertema “Mengenal Ormas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai Pelopor Kebangkitan Islam di Indonesia” ini digelar oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan & Keluarga DKM Masjid Raya Palapa bekerja sama dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Pasar Minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta ada yang berasal dari Rancho, Pagujaten, Pejaten Timur, Jatipadang, Jagakarsa, bahkan yang terjauh berasal dari Bogor. Sementara rentang usia peserta yaitu yang termuda 23 tahun dan yang tertua 75 tahun.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama. Dr. Suhardin, M.Pd. (Ketua PCM Pasar Minggu dan Wakil Rektor Umbara) menegaskan pentingnya semangat tajdid Muhamadiyah dalam membangun umat. “Muhammadiyah lahir bukan hanya untuk memurnikan ajaran Islam, tetapi juga memajukan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umat. Semangat inilah yang harus terus diwarisi,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Kediri Geger! Mayat Lansia Membengkak Ditemukan di Tengah Sawah
Sekitar 100 muslimah mengikuti Kajian Khusus di Masjid Raya Palapa Baitus Salam, Pasar Minggu, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan bertema “Mengenal Ormas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sebagai Pelopor Kebangkitan Islam di Indonesia” ini digelar oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan & Keluarga DKM Masjid Raya Palapa bekerja sama dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Pasar Minggu.

Sementara itu, Dra. Nur Alfiah (Sekretaris PDA Jakarta Selatan) menyoroti kiprah ‘Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga. “Aisyiyah sejak awal berdiri menjadi pelopor gerakan perempuan Islam. Kini, semangat itu harus diterjemahkan dalam tantangan digitalisasi, kesehatan mental, dan perubahan sosial,” ungkapnya.

Moderator Azimah Subagijo menambahkan, kajian ini bukan hanya sebagai sarana pengetahuan sejarah, tetapi juga momentum motivasi dan kebanggaan atas capaian besar Muhammadiyah yang selama ini mungkin belum disadari semua peserta. Sebagai contoh, menurut laporan terbaru, Muhammadiyah berhasil masuk dalam daftar 10 organisasi keagamaan terkaya di dunia, menempati posisi keempat dengan aset diperkirakan lebih dari Rp 450 triliun.

Baca Juga :  Walhi NTB Dukung Tambang Dikelola Rakyat, Beri Catatan Begini!

“Apabila kita sadar bahwa Muhammadiyah memiliki aset dan amal usaha yang sangat besar, maka kewajiban kita sebagai muslimah bukan hanya menerima manfaatnya, tapi ikut berkontribusi mewarnai, menjaga, dan memperluas manfaat itu,” ujar Azimah yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga DKM Masjid Raya Palapa Baitussalam, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, doorprize untuk 14 pemenang, dan penyerahan piagam untuk narasumber, serta do’a bersama. Melalui kegiatan ini, panitia berharap peserta semakin memahami kiprah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah serta menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari gerakan Islam berkemajuan — sekaligus termotivasi untuk berperan aktif dalam berbagai amal usaha di lingkungan masing-masing. ***

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan
Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa
Ada Apa Pemprov NTB Genjot Perbaikan Jalan Pototano–Seteluk dan Pohgading–Tanjung Geres?
Fakta Terbaru: Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 8 Tewas dan 44 Luka-Luka
Tingkatkan Sportifitas dan Kreativitas Guru, PGRI KLU Gelar Porsenijar
Muhammad Reza Dilantik Sebagai Ketua Majelis Muda Mentaram. Orasi Perdana Sampaikan Agenda Utama!
Mantan Bupati Lotim Ali BD Sentil  Bupati Pati dan  Bongkar Cara Membangun Daerah Tanpa Naikkan Pajak dan Berutang
KLA 2025: Lombok Barat Sabet Kategori Nindya, Ungguli Daerah Lain di NTB

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 03:30 WIB

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:59 WIB

Gubernur NTB Tinjau Langsung Jalan dan Jembatan Prioritas di Sumbawa

Senin, 29 September 2025 - 09:04 WIB

Semangat Tajdid dan Pemerdayaan: 100 Muslimah Hadiri Kajian Muhammadiyah-’Asyiyah di Masjid Raya Palapa

Rabu, 24 September 2025 - 23:19 WIB

Ada Apa Pemprov NTB Genjot Perbaikan Jalan Pototano–Seteluk dan Pohgading–Tanjung Geres?

Selasa, 16 September 2025 - 21:19 WIB

Fakta Terbaru: Kecelakaan Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo, 8 Tewas dan 44 Luka-Luka

Berita Terbaru

Kemiskinan Lombok Timur turun ke 13,53 persen. Akademisi nilai kebijakan pemerintah efektif tekan kesenjangan dan beban warga miskin.

LINTAS DAERAH

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Jumat, 3 Apr 2026 - 03:30 WIB