APBD Perubahan 2024, Asisten III: Harapan Kelancaran Sesuai Aspirasi Bersama Legislatif

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda Penjelasan Pj. Gubernur terkait Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2024. Acara ini dihadiri oleh jajaran Kepala OPD atau perwakilan mereka, termasuk Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi NTB, H. Wirawan, S.Si., M.T., yang hadir mewakili Pj. Gubernur NTB. Rapat berlangsung dalam suasana khidmat dan dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., MH., pada tanggal 23 Agustus 2024.

Dalam penjelasannya, Asisten III menyampaikan beberapa poin penting, termasuk rencana Pendapatan Daerah pada APBD Perubahan tahun 2024 yang mencapai lebih dari 6,72 triliun rupiah. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 8,79 persen atau sekitar 543 miliar rupiah dibandingkan dengan APBD Murni tahun 2024 yang dianggarkan sebesar 6,18 triliun rupiah. Peningkatan ini terutama berasal dari Pendapatan Asli Daerah yang diproyeksikan mencapai lebih dari 3,30 triliun rupiah, naik sebesar 6,51 persen atau sekitar 201 miliar rupiah dari APBD Murni tahun 2024.

Baca Juga :  77 Pejabat Fungsional NTB Dilantik, Sekda: Ini Awal untuk Berkontribusi Lebih Besar

Pendapatan Transfer juga mengalami peningkatan, dengan rencana mencapai lebih dari 3,42 triliun rupiah pada APBD Perubahan tahun 2024, naik sebesar 11,10 persen atau sekitar 341 miliar rupiah dibandingkan dengan APBD Murni 2024. Namun, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah pada APBD Perubahan 2024 dianggarkan nihil. Untuk pos belanja daerah, APBD Perubahan 2024 direncanakan sebesar lebih dari 6,76 triliun rupiah, meningkat sebesar 10,76 persen atau sekitar 657 miliar rupiah dari APBD Murni tahun 2024.

Dalam penjelasannya, Asisten III juga mengungkapkan bahwa terjadi defisit sebesar lebih dari 41,17 miliar rupiah, yang akan ditutupi melalui komponen pembiayaan. Pembiayaan netto diambil dari penerimaan pembiayaan sebesar lebih dari 213 miliar rupiah, yang bersumber dari Silpa dan pinjaman daerah, dikurangi dengan pengeluaran pembiayaan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar lebih dari 172 miliar rupiah. Jumlah pembiayaan netto ini digunakan untuk menutup defisit anggaran sebesar lebih dari 41,17 miliar rupiah.

Asisten Administrasi Setda NTB menutup sambutannya dengan harapan agar kerjasama antara eksekutif dan legislatif yang telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan. Beliau juga berharap pembahasan APBD Perubahan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan bersama. (rga/dyd/kominfotikntb)

Berita Terkait

Gelar FGD di Desa Kawo, Program Profesor Berdampak Unram Petakan Potensi, Perkuat Ekonomi dan Tuntaskan Persoalan Kemiskinan
Hj. Ra’yal Ain Haerul Warisin Sosialisasikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran di Hadapan Ribuan Jamaah Maraqitta’limat  
Dana BTT Setengah Triliun Tak Tersentuh LHP BPK, Legislator PDI Perjuangan Tuntut Audit Investigatif
Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM
PDI Perjuangan NTB Peringati Tiga Dekade Kudatuli, Rawat Ingatan Demokrasi
Ajang Bergengsi Olahraga Domino: Turnamen Terbuka ORADO NTB Diikuti 64 Tim Memperebutkan Total Hadiah Rp25 Juta
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Uang Toko Rp4 Juta di Sekotong, Sebagian Hasil Curian Sudah Habis
Lantik Dekopinwil NTB, Gubernur Iqbal Minta Tata Kelola dan Citra Koperasi Dibenahi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Gelar FGD di Desa Kawo, Program Profesor Berdampak Unram Petakan Potensi, Perkuat Ekonomi dan Tuntaskan Persoalan Kemiskinan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Hj. Ra’yal Ain Haerul Warisin Sosialisasikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran di Hadapan Ribuan Jamaah Maraqitta’limat  

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dana BTT Setengah Triliun Tak Tersentuh LHP BPK, Legislator PDI Perjuangan Tuntut Audit Investigatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:51 WIB

Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Bangun Rantai Pasok Wisata Berbasis UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 14:28 WIB

PDI Perjuangan NTB Peringati Tiga Dekade Kudatuli, Rawat Ingatan Demokrasi

Berita Terbaru