SULUHNTB.COM – Bukit Pergasingan selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.
Panorama persawahan Sembalun yang berpadu dengan bentang alam Gunung Rinjani menjadikan kawasan ini sebagai magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dalam beberapa waktu terakhir, persoalan sampah mulai menjadi ancaman yang tidak dapat diabaikan. Di sejumlah titik, sampah yang ditinggalkan pengunjung masih kerap ditemukan dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan serta kenyamanan wisata.
Berangkat dari kondisi tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram Desa Sembalun Lawang II, berkolaborasi dengan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) mengadakan aksi pembersihan sampah (clean up) di Bukit Pergasingan pada Selasa (28/7/2026).
Selama hampir sepuluh jam, mulai pukul 08.30 hingga 18.00 WITA, puluhan peserta menyusuri jalur pendakian dari kaki bukit, kawasan perkemahan, hingga puncak untuk mengumpulkan sampah yang ditinggalkan pengunjung.
Menurut tim pelaksana, persoalan tersebut dipicu oleh masih rendahnya kesadaran sebagian pengunjung dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.
Karena itu, kegiatan clean up kali ini tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata.

Selama proses penyisiran, tim berhasil mengumpulkan sekitar tiga kantong trash bag berukuran besar sampah dari berbagai titik penyisiran.
Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh sampah anorganik seperti bungkus plastik. Jenis sampah ini diketahui sulit terurai secara alami sehingga berpotensi mencemari tanah, mengganggu ekosistem, serta menurunkan kualitas lanskap wisata apabila dibiarkan menumpuk dalam jangka panjang.
Ketua KKN Desa Sembalun Lawang II, M. Farel Ananta Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan clean up ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan.
Selain membersihkan kawasan wisata, aksi nyata ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, pengunjung, dan pengelola wisata agar lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan kawasan wisata.
Bagi Tim KKN PMD Desa Sembalun Lawang II, hasil tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan sampah di kawasan wisata masih memerlukan perhatian serius.

Aksi bersih lingkungan memang mampu mengurangi timbunan sampah dalam jangka pendek, namun kesadaran perubahan perilaku seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Dr. Made Mahendra, ST., MT. selaku Dosen Pembimbing Kegiatan menambahkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan program semata, tetapi harus mampu membangun kesadaran yang berkelanjutan.
“Kegiatan clean up ini tidak hanya menghasilkan output berupa kawasan wisata yang lebih bersih dan berkurangnya timbunan sampah di beberapa titik Bukit Pergasingan. Lebih jauh, program ini diharapkan mampu menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa sekaligus upaya mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Destinasi wisata yang bersih bukan hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi aset utama daerah,” ujar Dr. Made Mahendra, ST., MT.
Program kerja ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDG 15 (Life on Land) melalui upaya menjaga, memulihkan, dan melestarikan ekosistem daratan dari ancaman pencemaran sampah.
Di sisi lain, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong terciptanya kawasan wisata yang bersih, nyaman, aman, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan wilayah yang berwawasan lingkungan.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, Bukit Pergasingan diharapkan tetap menjadi destinasi wisata yang tertata, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengunjung. Upaya serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala dengan dukungan seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.**
Penulis : SN-05
Editor : SuluhNTB Editor
Sumber Berita: Siaran Pers KKN PMD Desa Sembalun Lawang II Universitas Mataram










































