Home / NTB

Jabatan Ketua PWI NTB Untuk Layani Anggota Bukan untuk Diistimewakan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUHNTB.COM – Konferensi Provinsi ke-7 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang digelar pada 2–3 Agustus 2025 di Hotel Lombok Garden Mataram, menjadi ajang penguatan komitmen terhadap etika, integritas, dan kebersamaan di tubuh organisasi pers.

Acara ini tak hanya fokus pada pemilihan Ketua PWI NTB periode 2025–2030, tetapi juga menyerukan pentingnya peran jurnalis sebagai pilar kepercayaan publik dan penjaga harmoni sosial.

Dengan mengangkat tema “PWI Bersatu Berintegritas untuk NTB Makmur Mendunia”, Konferensi Daerah (Konferda) ini menggarisbawahi bahwa tantangan media saat ini membutuhkan konsolidasi internal dan penguatan nilai profesionalisme untuk menjawab ekspektasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Haris Sadikin, menyampaikan bahwa kekompakan di dalam organisasi harus menjadi fondasi utama dalam membangun PWI yang kuat.

Baca Juga :  Hijab Sebagai Kekuatan: Umi Dinda Dukung Perempuan NTB Tampil Percaya Diri Lewat Ajang Putri HijabFluencer

Ia menegaskan bahwa konferensi hanyalah forum rutin, namun yang menentukan arah organisasi ke depan adalah sikap dan integritas pemimpinnya.

“Ketua itu tugasnya merangkul semua anggota. Membawa organisasi agar tetap hidup, aktif, dan memberi manfaat nyata bagi wartawan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan ketua bukanlah posisi untuk mencari keistimewaan, melainkan untuk mengabdi kepada anggota.

Selain itu, menurut Haris, organisasi pers harus mampu tampil sebagai pelindung dan pengayom bagi anggotanya, terutama dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Yusron Hadi, menekankan pentingnya fungsi media dalam menjaga iklim yang kondusif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Beri Apresiasi untuk Gelaran Fashion Tenun

“Masyarakat kita saat ini sudah melek informasi. Makanya wartawan harus menyampaikan informasi yang menyehatkan, tidak memprovokasi, dan tidak mendegradasi persepsi publik,” pesannya.

Ia mengajak para jurnalis untuk menjadi agen literasi informasi yang menyajikan berita berbasis fakta, bukan sensasi. Dalam era banjir informasi dan potensi hoaks, menurut Yusron, media massa yang kredibel adalah tumpuan utama masyarakat dalam memahami realitas secara objektif.

Konferda PWI NTB kali ini dipandang sebagai momen strategis untuk merefleksikan peran PWI dalam mengawal demokrasi dan pembangunan daerah.

Harapan besarnya adalah lahirnya kepemimpinan yang mampu menyatukan dan membawa organisasi pada arah yang lebih profesional, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. (*)

 

Penulis : SN-01

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah
Saat Warga Miskin Ekstreme Desa Malaka Curhat Kepada Gubernur Iqbal
Pemprov NTB Gelar Tasyukuran Dinobatkannya Sultan Muhammad Salahuddin Sebagai Pahlawan Nasional
Lelang Jabatan Eselon 3 Pemprov NTB Diminati 416 Peserta, Kadis Kominfotik Beberkan Mekanisme Seleksi!
Kolaborasi Bali, NTB, dan NTT Siap Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kawasan Timur Indonesia
Sumbawa Barat Jadi Daerah Paling Cepat Tekan Stunting di NTB. Ternyata ini Rahasianya!

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:45 WIB

Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:06 WIB

Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:49 WIB

Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:37 WIB

Saat Warga Miskin Ekstreme Desa Malaka Curhat Kepada Gubernur Iqbal

Senin, 17 November 2025 - 23:16 WIB

Pemprov NTB Gelar Tasyukuran Dinobatkannya Sultan Muhammad Salahuddin Sebagai Pahlawan Nasional

Berita Terbaru

Kemiskinan Lombok Timur turun ke 13,53 persen. Akademisi nilai kebijakan pemerintah efektif tekan kesenjangan dan beban warga miskin.

LINTAS DAERAH

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan

Jumat, 3 Apr 2026 - 03:30 WIB