Mi6 : Aktivis Pergerakan kudu referesial dalam ungkapkan problem kebijakan yang tidak populis

Jumat, 6 November 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Mei Finarwanto

SULUHNTB.COM – Ditengah budaya serba instan dan pragmatis akibat kemajuan tehnologi 4.0 maupun AI yang begitu masiv disemua platform media digital. Aktivis Pergerakan tidak boleh terkooptasi oleh tradisi instan dalam mencari dan mengkaji referensi alternatif.

Kecepatan Tehnologi AI dalam mengagregasi sumber data yang secara cepat dan praktis tidak boleh dijadikan satu satunya sumber informasi tunggal.

“Aktivis Pergerakan perlu rajin kembali membaca buku /text book untuk memperkaya khasanah ilmu dan analisis yang mendalam,” ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa didu, Kamis 5 November 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut didu , aktivis pergerakan di NTB perlu memiliki referensi yang kuat yang menjadi sumber gagasan alternatif dalam melakukan advokasi kemanusiaan agar tidak dipandang sepele oleh pihak yang berbeda pandangan.

Baca Juga :  Heboh Sumbangan Fantastis Rp 3,6 Miliar di SMA, Wali Murid Resah. Pemprov NTB Angkat Bicara!

“Ruang kajian dan diskusi harus diperbanyak untuk menebalkan letupan semangat perjuangan dalam membedah permasalahan secara holistik dan tidak parsial,”tandas didu.

Didu melanjutkan ditengah era pragmatisme dan kemudahan akses informasi 4.0, tidak boleh membuat aktivis pergerakan terlena oleh kemudahan akses digital tersebut. Hal ini justru akan menjebak aktivis pada kebenaran tunggal yang belum tentu terverifikasi dengan valid.

“Untuk itu tradisi membaca guna mengimbangi budaya oral // bersuara // lewat buku buku pencerahan yang kaya norma dalam menganalisis setiap problem kebijakan dengan data kajian yang valid dan terukur agar tercipta solusi alternatif, ” urai Didu.

Baca Juga :  FHISIP Unram Perkuat Kurikulum Ilmu Komunikasi, Industri dan Pemerintah Beri Masukan Strategis

Didu melanjutkan saat ini disinyalir ada kecendrungan ditengah gempuran tehnologi AI dan berbagai platform digital membuat minat membaca buku manual menurun. Akibatnya ini berpengaruh pada soliditas ide dan gagasan yang orisinil dalam menarik basis kesimpulan.

“Hal ini bisa tercermin dari maraknya aksi aksi yang tidak populis serta tidak menyentuh akar permasalahan utama sebagai bahan kajian,” imbuhnya.

Terakhir didu mengatakan sudah saatnya aktivis pergerakan memiliki konsep alternatif sebagai second opini terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

“Konsep tandingan ini penting agar menjadi pegangan pengambil kebijakan dalam menelaah atau kritik atas kebijakan yang salah tersebut,” pungkas Didu.***

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Gelar FGD di Desa Kawo, Program Profesor Berdampak Unram Petakan Potensi, Perkuat Ekonomi dan Tuntaskan Persoalan Kemiskinan
Dari Pelecehan Seksual hingga Kemiskinan Ekstrem, Ini Pesan Kuat di Pengukuhan MUI NTB
FHISIP Unram Perkuat Kurikulum Ilmu Komunikasi, Industri dan Pemerintah Beri Masukan Strategis
Desa Senaru Bersolek Jadi Ikon Wisata NTB, Mahasiswa KKN Unram Diharap Ambil Peran
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FHISIP UNRAM Raih Juara 1 Lomba KTI di Palembang
Heboh Sumbangan Fantastis Rp 3,6 Miliar di SMA, Wali Murid Resah. Pemprov NTB Angkat Bicara!
Kepsek SMAN 1 Masbagik: Sekolah Berprestasi Tak Boleh Tercoreng Isu Bullying
Gubernur NTB Dorong Lulusan Tiga Perguruan Tinggi Hamzar Jadi SDM Tangguh dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:40 WIB

Mi6 : Aktivis Pergerakan kudu referesial dalam ungkapkan problem kebijakan yang tidak populis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Gelar FGD di Desa Kawo, Program Profesor Berdampak Unram Petakan Potensi, Perkuat Ekonomi dan Tuntaskan Persoalan Kemiskinan

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WIB

Dari Pelecehan Seksual hingga Kemiskinan Ekstrem, Ini Pesan Kuat di Pengukuhan MUI NTB

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:49 WIB

FHISIP Unram Perkuat Kurikulum Ilmu Komunikasi, Industri dan Pemerintah Beri Masukan Strategis

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:37 WIB

Desa Senaru Bersolek Jadi Ikon Wisata NTB, Mahasiswa KKN Unram Diharap Ambil Peran

Berita Terbaru