Home / NTB

Kadis Kominfotik: Gubernur NTB Tekankan Integritas dalam Pelantikan Pejabat Eselon II dan Administrator

Rabu, 17 September 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kominfotik NTB H Yusron Hadi ST MUM Paparkan Pesan penting Gubernur Iqbal saat melantik pejabat eselon II pada Rabu (17/9) di Pendopo Gubernur.

Kepala Dinas Kominfotik NTB H Yusron Hadi ST MUM Paparkan Pesan penting Gubernur Iqbal saat melantik pejabat eselon II pada Rabu (17/9) di Pendopo Gubernur.

SULUHNTB.COM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Haji Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Pesan tersebut disampaikan saat melantik pejabat eselon II dan sejumlah pejabat administrator di Pendopo Gubernur, Rabu (17/9/2025).

Kepala Dinas Kominfotik NTB, H. Yusron Hadi ST MUM, menjelaskan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting karena seluruh pejabat yang terpilih melewati proses seleksi berbasis meritokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapak Gubernur menegaskan bahwa pejabat yang dilantik hari ini benar-benar hasil proses seleksi yang objektif. Tidak ada yang dikenal atau dipilih berdasarkan kedekatan. Dari 66 peserta pansel, semua disaring dengan sistem meritokrasi yang ketat,” ujar Yusron dalam pesan singkat yang diterima SULUHNTB.COM.

Kadis mengungkapkan, dalam arahannya, Gubernur Iqbal menyampaikan bahwa integritas adalah pondasi nomor satu dalam menjalankan tugas.

“Daerah ini tidak akan maju manakala dipimpin oleh orang yang tidak memiliki integritas. Integritas berarti mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, siap mengambil risiko untuk kebaikan, dan tidak silau dengan jabatan,” tegas Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan agar pejabat tidak pernah meminta atau mempersyaratkan sesuatu untuk melayani masyarakat.

Baca Juga :  Tokoh Pariwisata Nasional Apresiasi Strategi Gubernur Iqbal Majukan Pariwisata NTB. Inilah Komentar Lengkapnya!

Tugas Strategis Bagi OPD

Gubernur memberikan catatan khusus kepada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Inspektorat NTB diminta memetakan kemampuan manajemen risiko pembangunan. Tahun depan, seluruh pejabat eselon II diwajibkan memiliki sertifikat manajemen risiko pembangunan. Inspektorat juga diarahkan menjadi problem solving agar OPD tidak terjebak masalah hukum.

Biro Hukum diminta berperan sebagai mitra diskusi OPD, bukan sekadar mesin fatwa. Legal opinion yang kuat diperlukan agar pembangunan berjalan lancar.

Biro Pengadaan Barang dan Jasa diingatkan menjaga profesionalitas karena masuk area sensitif, sehingga harus bekerja sesuai aturan.

“Pejabat di biro maupun dinas lainnya pun tetap harus mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jangan sampai birokrasi justru mempersulit,” tambah Yusron.

Di akhir sambutannya, kata Kadis Yusron, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya akuntabilitas.

“Setelah pelantikan ini, mulailah bekerja dengan baik. Saya bersama Wakil Gubernur akan memantau kinerja saudara selama enam bulan. Ini bagian dari akuntabilitas atas amanah yang diberikan masyarakat,” pesan Gubernur.

 Daftar Pejabat yang Dilantik

Berikut susunan pejabat eselon II yang dilantik:

Baca Juga :  Tim Seleksi Komisi Informasi NTB Konsultasi ke KI Pusat, Diskominfotik Pastikan Transparansi Seleksi

1. Herman Budi – Inspektur Inspektorat NTB
2. Syamsudin – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
3. Ervan Anwar – Kepala Dinas Perhubungan
4. Irnadi Kusuma – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP)
5. Marga Sulkifli Rayes – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda NTB
6. Dr. Hubadi – Kepala Biro Hukum Setda NTB

Selain itu, dua pejabat eselon II mendapat rotasi jabatan:

 Dr. Najamuddin Amy dipindahkan dari Disperkim ke Biro Ekonomi.
 M. Taufik Hidayat bergeser dari Dinas Pertanian dan Perkebunan menjadi Kepala Biro Organisasi Setda NTB.

 Rotasi Pejabat Eselon III

Rotasi juga dilakukan di level menengah, antara lain:

 Wahyu Hidayat (eks Sekretaris DPMPTSP) menjadi Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan. Posisinya digantikan Dadang Fajar.
Jaka Wahyana (eks Sekretaris Dikbud NTB) dipindahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan. Arifin dari Dinas Perindustrian kini menjabat Sekretaris Dikbud NTB.

Dengan pelantikan ini, Pemprov NTB berharap roda pemerintahan semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. ***

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah
Saat Warga Miskin Ekstreme Desa Malaka Curhat Kepada Gubernur Iqbal
Pemprov NTB Gelar Tasyukuran Dinobatkannya Sultan Muhammad Salahuddin Sebagai Pahlawan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:45 WIB

Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:06 WIB

Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana

Berita Terbaru

NARASI

Rupiah Lemah, Indonesia Bisa Maju?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:57 WIB

NARASI

Bangkitlah Indonesia, atau Sekadar Ramai di Media Sosial?

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:54 WIB