FHISIP Unram Perkuat Kurikulum Ilmu Komunikasi, Industri dan Pemerintah Beri Masukan Strategis

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD Kurikulum Ilmu Komunikasi FHISIP UNRAM: Industri Tekankan Digital Marketing hingga Creative Thinking

FGD Kurikulum Ilmu Komunikasi FHISIP UNRAM: Industri Tekankan Digital Marketing hingga Creative Thinking

SULUHNTB.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram (UNRAM) melakukan evaluasi kurikulum dengan melibatkan mitra dari industri, media, pemerintah, alumni, dan mahasiswa.

Evaluasi kurikulum Ilmu Komunikasi ini dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) guna memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

FGD evaluasi kurikulum Ilmu Komunikasi tersebut digelar di Ruang Diplomasi Hubungan Internasional, Gedung Soebiyanto Universitas Mataram, Selasa (10/3). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan kurikulum Ilmu Komunikasi dengan dinamika industri komunikasi di era digital.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), di antaranya Wakil Dekan II FHISIP Dr. Syamsul Hidayat dan Wakil Dekan III FHISIP Dr. Lalu Saipudin. Hadir pula Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Dr. Agus Purbathin Hadi bersama dosen, mahasiswa, alumni, serta perwakilan berbagai lembaga dan sektor industri.

Dalam forum diskusi, para mitra industri dan media menyampaikan berbagai masukan penting terkait kompetensi yang harus dimiliki lulusan Ilmu Komunikasi.

Perwakilan Nutrifood NTB, Muhammad Yosa Rizal, menilai mahasiswa Ilmu Komunikasi UNRAM memiliki cara berpikir kreatif yang mampu memberikan perspektif baru dalam strategi pemasaran.

Baca Juga :  Disdik Kota Mataram Asesmen Sekolah Terdampak Banjir, Pembelajaran Kembali Normal

Meski demikian, ia menekankan pentingnya penguatan kemampuan digital marketing, personal branding, creative thinking, serta keterampilan bekerja dalam tim bagi mahasiswa dan lulusan.

Sementara itu, Masri Asril dari Nomad Sense Mataram menilai penguasaan teknologi kreatif digital juga menjadi keterampilan penting yang perlu dikuasai mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk menghadapi persaingan industri kreatif.

Dari sektor media, Haris Mahtul dari NTB Satu mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut jurnalis memahami dinamika media sosial, termasuk analisis tren melalui Google Analytics serta pemantauan isu publik di berbagai platform digital.

Masukan juga datang dari Sukri Aruman selaku Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB yang membuka peluang kerja sama dan program magang bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi di berbagai media yang berada dalam jaringan tersebut.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Pokdarwis Desa Lantan Lombok Tengah menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi publik, penulisan feature, serta profesionalisme mahasiswa dalam mendukung promosi pariwisata daerah.

Sejumlah alumni juga turut berbagi pengalaman mengenai kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Ratu Adhila yang bekerja sebagai Social Media Specialist di perusahaan Singapura menilai metode perkuliahan berbasis proyek sangat penting karena dapat membantu mahasiswa membangun portofolio yang dibutuhkan saat melamar pekerjaan.

Baca Juga :  Raih Akreditasi Unggul, Prodi Ilmu Komunikasi Unram Siap Go Internasional

Ia juga menekankan pentingnya membangun branding communication dan jaringan profesional sejak masih berada di bangku kuliah.

Sementara itu, alumni di bidang production house, Puala Nesha, menyoroti pentingnya kemampuan digital marketing serta keterampilan memproduksi konten kreatif sebagai bekal utama di industri kreatif.

Berbeda dengan alumni yang berkarier di sektor profesional, Natasya Ayudia Putri yang melanjutkan studi menekankan pentingnya kemampuan akademik, seperti membaca jurnal ilmiah dan menulis literature review bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

FGD ini merupakan bagian dari proses rekonstruksi kurikulum Ilmu Komunikasi UNRAM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri komunikasi modern.

Masukan dari berbagai pemangku kepentingan akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun kurikulum baru yang diharapkan mampu melahirkan lulusan kreatif, adaptif, dan kompetitif di era digital.

Dengan evaluasi kurikulum Ilmu Komunikasi yang melibatkan industri, media, dan pemerintah ini, Universitas Mataram berupaya memastikan lulusannya siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.***

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Sumber Berita: Siaran Pers Ikom FHISIP Unram

Berita Terkait

Desa Senaru Bersolek Jadi Ikon Wisata NTB, Mahasiswa KKN Unram Diharap Ambil Peran
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FHISIP UNRAM Raih Juara 1 Lomba KTI di Palembang
Heboh Sumbangan Fantastis Rp 3,6 Miliar di SMA, Wali Murid Resah. Pemprov NTB Angkat Bicara!
Kepsek SMAN 1 Masbagik: Sekolah Berprestasi Tak Boleh Tercoreng Isu Bullying
Gubernur NTB Dorong Lulusan Tiga Perguruan Tinggi Hamzar Jadi SDM Tangguh dan Berdaya Saing
Pemprov NTB Percepat Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis Asrama untuk Anak Kurang Mampu
Wisuda Universitas Islam Al-Azhar, Wagub NTB Ajak Alumni Jadi Teladan di Tengah Tantangan Globalisasi
Mahasiswa KKN PMD Literasi Unram Gelar Lomba Apresiasi Literasi di Lembar Selatan Lombok Barat

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:49 WIB

FHISIP Unram Perkuat Kurikulum Ilmu Komunikasi, Industri dan Pemerintah Beri Masukan Strategis

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:37 WIB

Desa Senaru Bersolek Jadi Ikon Wisata NTB, Mahasiswa KKN Unram Diharap Ambil Peran

Rabu, 19 November 2025 - 14:16 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FHISIP UNRAM Raih Juara 1 Lomba KTI di Palembang

Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:19 WIB

Heboh Sumbangan Fantastis Rp 3,6 Miliar di SMA, Wali Murid Resah. Pemprov NTB Angkat Bicara!

Rabu, 24 September 2025 - 22:29 WIB

Kepsek SMAN 1 Masbagik: Sekolah Berprestasi Tak Boleh Tercoreng Isu Bullying

Berita Terbaru