Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang untuk Lindungi Pesisir Lombok

Senin, 11 Mei 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, melalui kegiatan bertajuk MenEPI untuk Bumi 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati. (Dok PLN EPI)

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, melalui kegiatan bertajuk MenEPI untuk Bumi 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati. (Dok PLN EPI)

 

SULUHNTB.COM – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, melalui kegiatan bertajuk MenEPI untuk Bumi 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati.

Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas pesisir, serta masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan mengatakan kawasan Pantai Induk Lombok dipilih karena memiliki keterkaitan langsung dengan operasional pasokan energi primer PLN EPI sekaligus menjadi wilayah pesisir yang menghadapi tekanan abrasi yang cukup besar.

Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas pesisir, serta masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan kawasan pesisir dari ancaman abrasi. (Dok PLN EPI)

“Sebagai perusahaan yang mengelola rantai pasok energi primer untuk kelistrikan Indonesia, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kehadiran infrastruktur energi di wilayah pesisir juga dibarengi dengan perlindungan ekosistemnya,” kata Mamit

Menurut Mamit, Jeranjang memiliki posisi strategis dalam rantai pasok energi primer nasional karena PLN EPI menjadi pemasok biomassa untuk PLTU Jeranjang. PLTU Jeranjang sendiri saat ini menopang sekitar 20 persen kebutuhan listrik Pulau Lombok.

“Energi Primer yang kami hadirkan tidak boleh mengorbankan kehidupan alam namun tetap menjaga keberlangsungan ekosistem yang ada. Karena itu kegiatan ini menjadi bentuk tanggung jawab kami untuk mengembalikan manfaat kepada kawasan pesisir,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengumuman Seleksi Calon Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Ia menjelaskan pohon cemara udang dipilih karena memiliki fungsi ekologis penting dalam menjaga garis pantai. Akar tanaman tersebut mampu membantu menahan abrasi, meredam terpaan angin pesisir, serta memperkuat ketahanan kawasan pantai terhadap gelombang laut.

Camat Gerung, Fitriati Wahyuni mengatakan abrasi di kawasan Pantai Induk Lombok dalam beberapa tahun terakhir telah menggerus daratan hingga mendekati permukiman warga pesisir.

Camat Gerung, Fitriati Wahyuni menilai program penanaman pohon dan pemulihan kawasan pesisir menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (Dok PLN EPI)

“Dulu pantai ini menjadi tujuan wisata utama masyarakat Gerung dan Lombok Barat. Namun akibat abrasi, kawasan ini perlahan mengalami penurunan aktivitas wisata,” katanya.

Ia menilai program penanaman pohon dan pemulihan kawasan pesisir menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

“Kalau tempat wisata tumbuh kembali, UMKM juga akan bergerak dan dampaknya pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BLUD Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Lombok, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Abdul Wahab mengatakan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci menjaga kawasan pesisir di tengah tantangan abrasi dan keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

Kepala Badan Usaha Milik Daerah (BLUD)1 Balai pengelolaan sumber daya kelautan perikanan wilayah Dinas Kelautan dan Perikanan NTB : Abdul Wahab (Dok PLN EPI)

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PLN EPI terhadap konservasi pesisir. Program seperti ini penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan bagi generasi mendatang,” kata Abdul Wahab.

Ketua Pokdarwis Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Sahlandi turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan penanaman pohon yang dilakukan PLN EPI di kawasan Pantai Induk Lombok.

Baca Juga :  Ahmad SH : Bang Zul boleh kalah di pilkada. Tapi, Bang Zul tak akan pernah kalah di hati kita

“Kami sangat bersyukur dengan adanya penanaman ini. Setidaknya bisa membantu mengurangi abrasi di Pantai Induk Lombok,” kata Sahlandi.

Ia berharap pemulihan kawasan pesisir dapat berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Harapan kami ke depan, Pantai Induk Lombok ini bisa semakin ramai dikunjungi wisatawan sehingga manfaat ekonominya juga dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Program MenEPI untuk Bumi 2026 menjadi bagian dari komitmen PLN EPI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance(ESG) ke seluruh lini operasional perusahaan, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional energi primer nasional.

Melalui kolaborasi konservasi pesisir ini, PLN EPI menegaskan bahwa ketahanan energi dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan karena menjaga bumi hari ini adalah investasi untuk keberlanjutan energi dan kehidupan generasi masa depan.

 

Sekilas Tentang PLN EPI
PT PLN Energi Primer Indonesia merupakan Subholding dari PLN yang didirikan untuk memastikan ketersediaan pasokan energi primer melalui konsolidasi proses pengadaan dan logistik, pencarian sumber energi primer, serta pengembangan ekosistem yang tangguh dan rantai pasok yang kuat. PLN EPI memiliki visi menjadi perusahaan global dalam solusi energi primer terintegrasi.

Penulis : SN-05

Editor : SuluhNTB Editor

Sumber Berita: Siaran Pers PLN EPI

Berita Terkait

Bank NTB Syariah: Dirgahayu 67 Tahun NTB
RUPS Luar Biasa PT Bank NTB Syariah: Penguatan Modal dan Perubahan Susunan Pengurus untuk Peningkatan Kinerja
Selamat dan Sukses Jajaran Pengurus Baru Bank NTB Syariah
Bank NTB Syariah Raih Penghargaan “Bank Dengan Sinergi Program Akselerasi QRIS Terbaik” pada Anugerah BI NTB 2025
“Berkah Bermakna”, Bank NTB Syariah Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Bendungan Penyaring Sumbawa
Inilah Sikap Bank NTB Syariah!
Proklim Mart Joben Lestari Raih Medali Emas Asia ESG Awards 2025, Bukti Nyata Sinergi Bank NTB Syariah dan Ekonomi Hijau Lokal
SEMINAR NASIONAL Probabilitas Menuju Indonesia Emas 2045: Optimalisasi Praktik Ketatanegaraan Melalui Revitalisasi Politik Hukum Berintegritas Sebagai Pilar Penguatan Demokrasi”

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:04 WIB

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang untuk Lindungi Pesisir Lombok

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:28 WIB

Bank NTB Syariah: Dirgahayu 67 Tahun NTB

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:58 WIB

RUPS Luar Biasa PT Bank NTB Syariah: Penguatan Modal dan Perubahan Susunan Pengurus untuk Peningkatan Kinerja

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:35 WIB

Selamat dan Sukses Jajaran Pengurus Baru Bank NTB Syariah

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:12 WIB

Bank NTB Syariah Raih Penghargaan “Bank Dengan Sinergi Program Akselerasi QRIS Terbaik” pada Anugerah BI NTB 2025

Berita Terbaru

NARASI

Menyoal Polemik Swasembada Pangan Di Era Presiden Prabowo

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:31 WIB