SULUHNTB.COM – Sebuah kapal yang membawa ratusan migran dari Afrika Barat dilaporkan tenggelam di perairan Mauritania. Tragedi tersebut menewaskan sedikitnya 70 orang, sementara puluhan penumpang lainnya masih hilang.
Kementerian Luar Negeri Gambia menyatakan kapal itu diyakini berangkat dari Gambia dengan tujuan Eropa dan mengangkut sekitar 150 penumpang, sebagian besar warga Gambia dan Senegal. Dari jumlah tersebut, hanya 16 orang yang berhasil diselamatkan.
“Setidaknya 70 orang tewas ketika kapal yang membawa imigran dilaporkan tenggelam di lepas pantai Afrika Barat,” demikian pernyataan resmi Kemlu Gambia yang dikutip dari Reuters.
Pihak berwenang Mauritania menemukan puluhan jenazah di pantai setempat. Proses pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan korban lain yang kemungkinan besar masih terjebak di laut.
Seorang penyintas mengungkapkan jumlah korban jiwa kemungkinan bisa melebihi 100 orang. “Banyak yang hilang, kemungkinan besar mereka sudah tidak selamat,” ujarnya.
Tragedi kapal migran ini kembali menyoroti bahaya rute migrasi Atlantik, jalur laut dari pesisir Afrika Barat menuju Kepulauan Canary, Spanyol. Jalur tersebut dikenal berisiko tinggi karena jarak tempuh jauh dan kondisi laut yang ganas.
“Kami menghimbau warga negara kami untuk menahan diri dari melakukan perjalanan berbahaya seperti itu, yang terus merenggut banyak nyawa,” kata Kementerian Luar Negeri Gambia. ***
Penulis : SN-07
Editor : SuluhNTB Editor
Sumber Berita: REUTERS






























