Home / NTB

ASN Dinsos NTB Jalani Simulasi Mitigasi Bencana, Kadinsos Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan di Setiap OPD

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SULUHNTB.COM – Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan simulasi mitigasi bencana di lingkungan kantornya pada Jumat (29/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi di wilayah NTB.

Simulasi tersebut melibatkan seluruh pegawai Dinsos NTB. Dengan dipandu Taruna Siaga Bencana (Tagana), para peserta berlatih prosedur penyelamatan saat terjadi bencana, mulai dari mengikuti jalur evakuasi, berkumpul di titik aman, hingga memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam ruangan.

Suasana latihan dibuat sedemikian rupa seolah-olah bencana nyata sedang terjadi.

Kepala Dinas Sosial NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM., menegaskan bahwa latihan mitigasi akan dilakukan secara rutin setiap bulan di kantor Dinsos.

“Jangan sampai sebagai pegawai Dinas Sosial, yang notabenenya mengurus bencana, mereka tidak mengetahui prosedur penyelamatan,” jelas Nunung.

Ia menambahkan, seluruh pegawai harus memahami langkah-langkah penyelamatan diri, mulai dari mencari tempat perlindungan yang aman, melakukan evakuasi dengan tenang, cepat, serta tepat.

Baca Juga :  Ancaman Banjir Rob Landa NTB Selama 11 Hari, BMKG Minta Warga Pesisir Tetap Siaga

Menurutnya, latihan seperti ini bukan hanya penting untuk ASN, tapi juga menjadi pengetahuan dasar yang dapat ditularkan kepada masyarakat.

Nunung juga menekankan perlunya kelengkapan sarana prasarana penunjang di setiap perkantoran maupun instansi, seperti alat pemecah kaca, tali, tandu, kotak P3K, hingga alat komunikasi darurat.

Ia menilai kesiapan fasilitas tersebut sangat menentukan keselamatan saat bencana datang tiba-tiba.

“Jadi dalam menghadapi bencana ada tiga hal penting harus diketahui setiap kantor, pertama Sistem atau mekanisme, kedua Sarana dan prasarana dan Kesiapan siangan SDM sendiri,” jelas Nunung.

Selain itu, Kadis mengingatkan bahwa koordinasi dan komando tunggal juga krusial agar proses evakuasi berjalan efektif.

Petugas penyelamat pun harus dilengkapi dengan perlengkapan standar seperti helm dan baju pelindung.
“Setidak dengan mediasi ini bisa menjadi ilmu bagi setiap pegawai Dinas Sosial NTB, sehingga bisa ikut mengajarkan masyarakat, setidaknya melindungi keluarga dari rawan bencana,” ucapnya.

Baca Juga :  Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Nunung juga mengimbau agar setiap rumah tangga menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, makanan, pakaian, selimut, hingga barang berharga.

“Jadi satu rumah harus memiliki satu tas bencana, yang berisi surat berharga (ijazah, surat tanah, akte, KK dl), makanan, pakaian, selimut dan barang berharga lainnya seperti emas dll, agar ketika terjadi bencana masyarakat masih bisa menyelamatkan barang-barang penting untuk bisa bertahan pasca bencana,” tambah Nunung.

Sebagai daerah rawan bencana, NTB tidak bisa lepas dari ancaman gempa bumi, banjir, maupun bencana lainnya. Karena itu, kata Nunung, kesigapan masyarakat maupun instansi harus terus diperkuat.

Untuk tahap berikutnya, Dinas Sosial NTB akan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam memperluas simulasi mitigasi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di provinsi ini.

“Kami akan berkoordinasi dengan BPBD, karena bencana berada di ranah BPBD, jadi kami siap berkoordinasi dengan BPBD untuk berkolaborasi melakukan Metigasi Bencana ke semua OPD,” tutup Nunung.***

Penulis : SN-01

Editor : SuluhNTB Editor

Berita Terkait

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI
RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur
Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar
Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis
Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin
Lepas Atribut Pejabat di Gawe Sosial Masbagik, Gubernur Iqbal: Saya Datang Sebagai Keluarga
Gubernur Pimpin Ratas hingga Malam: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Gubernur NTB Perintahkan Penanganan Cepat Banjir di Lombok Barat dan Lombok Tengah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Ratusan Warga NTB Antusias Ikuti Pelatihan Paralegal ADVOKAI

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:50 WIB

RSUP NTB Berbenah Total, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan Indonesia Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:45 WIB

Perda Pajak NTB Disahkan, Pemprov Target Tambahan PAD Rp160 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:44 WIB

Kesehatan NTB Melonjak! Stunting Turun Drastis, Jutaan Warga Diburu Program Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 April 2026 - 17:31 WIB

Alih Fungsi Lahan Di NTB Tak Terkendali, Politisi PDIP Desak Pemerintah Segera Stop Izin

Berita Terbaru