Usaha Kopi, Keberkahan Pada Tiap Tegukannya

by
foto: ash/suluhntb.com

Tanjung, suluhntb.com –¬†Seorang warga asal Desa Sigar Penjalin Tnjung Lombok Utara berinisiatif membuka usaha olahan kopi rumahan berkualitas dengan penyajian ala barista profesional. Kopi racikannya, identik untuk pengunjung atau penikmat kopi kelas menengah ke atas seperti di cafe-cafe kota besar.

Usaha kopi olahan ini dikelola oleh H. Bimbo Asmuni. Selain berkualitas dan bercita rasa tinggi, usaha kopi Keto’ Kete’ dikhususkan bagi orang yang senang berpetualang dengan kopi racikan. Sebagian keuntungan dari hasil penjualannya didonasikan untuk anak yatim dan untuk membangun musholla serta taman baca Alqur’an untuk anak-anak di Lombok Utara.

“Setengah keuntungan kopi kami sumbangkan kepada warga dhuafa’ anak yatim dan musholla juga. sebab diluar sana masih banyak warga yang membutuhkan bantuan mas..terutama rumah ibadah banyak yang hancur kemarin pasca gempa”, tuturnya

Jenis kopi yang diracik berjenis robusta. Dengan piawai dirinya mengolah kopi menggunakan mesin sangrai kopi modern standar mutu yang dibeli dari uang pribadinya. Selain itu pengolahan cara menyajikan kopinya juga diracik dengan teknik barista profesional. Dengan maksud warga maayarakat bisa merasakan dan mengetahui cara meracik kopi ala cafe mahal dengan harga murah bahkan gratis.

“Ini adalah salah satu cara mengedukasi masyarakat, agar bisa mengolah kopi secara benar dan berkualitas. Agar nilai jual kopi mereka semakin tinggi, karena selama ini masyarakat terutama petani kopi menjual kopinya ke pengepul dengan harga murah,” ujarnya sambil meneruskan racikan kopinya.

Sirajudin warga Kediri Kabupaten Lombok Barat jauh-jauh datang ke Lombok Utara hanya untuk belajar dan ingin merasakan kopi Bimbo secara gratis. Dirinya mengaku penasaran dengan olahan kopi H. Bimbo yang didengar dari temannya.

“Alhamadulilah saya dapat ilmu cara mengolah kopi yang enak dan berkualitas disini,” ucapnya sambil menyeruput kopi.

Selain murah dan bercita rasa tinggi, Kopi Keto’ Kete’ H. Bimbo ini juga dikemas menggunakan kotak dan sengaja tidak menggunakan kemasan plastik untuk menghindari pencemaran sampah.

“Kita harus mendukung Program pemerintah bebas sampah zero waste, kalau kemasan pakai kotak bisa dipakai kembali. Keberkahan pada tiap tegukan,” ujar Bimbo.

Untuk sementara kopi racikan H Bimbo baru hanya memenuhi cafe dan hotel di tiga gili saja, belum bisa memenuhi permintaan luar daerah. Kendati banyak pesanan, karena kapasitas mesin sangrai baru mampu memproduksi sebanyak satu kuintal saja. Usaha ini, setidaknya bisa menginspirasi bagi penikmat dan pengusaha kopi dimana pun berada. (ash/suluhntb)

One thought on “Usaha Kopi, Keberkahan Pada Tiap Tegukannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *