Kapolda NTB Bersama Gubernur dan Danrem 162/WB Pimpin Apel Peningkatan Disiplin

by -6 views
Suasana apel peningkatan disiplin yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Mapolda NTB, Jumat (21/8). Foto: Humas Polda NTB.

Mataram, suluhntb.com – Kapolda NTB, bersama Gubernur NTB, dan Danrem 162 Wira Bhakti (WB), memimpin apel peningkatan disiplin yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Mapolda NTB, Jumat (21/8). Apel terkait tindak lanjut intruksi presiden nomor 6 tahun 2020. Itu tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona virus.

“Kita tengah berada pada satu kondisi yang tidak biasa. Kalau dianalogikan bahwa ini adalah sebuah peperangan, sebuah pertempuran. Ini lebih sulit karena musuh kita tidak kelihatan dan ini bukan persoalan ketahanan fisik, bukan persoalan kekuatan, tapi lebih pada persoalan kedisiplinan dan kesabaran,” ungkap Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, saat menyampaikan arahannya.

Secara khusus, Gubernur NTB juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Itu  atas kerja kerasnya memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Mereka para guru-guru kita di Majelis Ulama Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat sampai MUI kabupaten/kota, tidak jemu-jemu melakukan hal yang tidak biasa. Bahkan MUI Lombok Barat ada yang berkeliling ke desa-desa, ditugaskan oleh Bupati untuk meyakinkan masyarakat bahwa Virus Corona sesuatu yang nyata, yang harus kita hadapi,” katanya.

Namun demikian, kata Gubernur, secara umum di Indonesia Covid-19 masih belum berakhir termasuk di NTB. oleh karenanya sangat diperlukan kewaspadaan kita semua untuk membantu memberikan kesadaran terhadap masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona.

“Semalam baru dapat kabar, Corona Virus atau Covid-19 yang selama ini menyasar rakyat kecil, petani, nelayan, pedagang di jalanan yang sibuk bekerja. Tapi banyak cluster baru, sekarang justru Covid-19 menyapa, menyasar mereka yang berpendidikan dan bekerja di kantor-kantor. Adanya cluster perkantoran karena orang di kantor itu sering berkomunikasi, sering berbicara tapi tidak disiplin memakai masker, akibatnya cluster perkantoran tidak bisa ditinggalkan atau diabaikan,” tandasnya.

Sementara, Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal, mengatakan bahwa
dengan pelaksanaan Inpres RI tersebut diharapkan rantai penyebaran pandemi Covid-19 di NTB dapat terminimalisir atau bahkan dapat dituntaskan.

“Kemarin, tanggal 14 Juli, kita lihat masih banyak zona merah di Mataram dan Lobar, tapi alhamdulillah berkat kerjasama dengan seluruh masyarakat, lebih-lebih dengan adanya Kampung Sehat, ada program-program lain, Alhamdulillah, hari ini sudah banyak yang zona hijau. Nanti insya Allah bulan depan, apel ini kita adakan lagi,” ujarnya.

“Semoga dengan semangat memerangi pandemi ini menjadi atensi masyarakat, dan kita juga akan targetkan lebih baik dari hari ini,” imbuhnya.

Demikian halnya dengan Danrem 162/WB,
Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, ia mengatakan tiga pilar adalah pahlawan kita semua. Ini karena mereka selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disipilin menerapkan protokol kesehatan covid-19. Selain itu, ia juga telah memerintahkan jajarannya untuk mendukung program pemerintah dalam rangka pencegahan covid-19.

“Kami yakin NTB akan bisa keluar dari situasi pandemi Virus Corona dan akan menuju zona hijau,” ujarnya.

Apel dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi NTB dan Forkopimda Kabupaten/Kota, Ketua MUI NTB serta seluruh Satgas Covid-19 dari semua unsur terkait. Usai apel dilanjutkan dengan pelepasan secara simbolis satuan Patroli Cegah Covid-19 oleh Gubernur NTB didampingi Kapolda NTB, Danrem 162/WB, dan Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *